Rektor Universitas Khairun (Unkhair), Ternate Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum, menyerahkan Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Universitas. Penyerahan ini berlangsung di Lantai IV, Aula Nuku Kampus II Gedung Rektorat, Kel. Gambesi Kota Ternate Selatan.
Penyerahan RKA ini sebelumnya Rektor menerima secara digital Penyerahan DIPA dan Buku alokasi TKD tahun 2024, yang diberikan langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Maluku Utara, Tunas Agung Jiwa Brata di Royal Hotel, Ternate.
Acara penyerahan RKA yang mengangkat tema “Strategi Penguatan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2024”, yang dihadiri oleh Kanwil Anggaran, Dewas, Ketua Lembaga, Direktur Pascasarjana, Dekan, Wakil Dekan II membidangi keuangan, Kepala Biro, serta Unit lain di lingkungan Unkhair.
Rektor Unkhair, Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum, sebelum menyerahkan RKA, menyampaikan kinerja keuangan mencapai 92 persen, sementara dari sisi serapan belum mencapai sekitar 70 persen, sehingga dari durasi waktunya mengalami krusial.
Menurutnya, tahun sebelumnya serapan anggaran mencapai 93 persen, hal ini beberapa item sudah dilakukan, namun belum terverifikasi/di syahkan, sehingga ketika di syahkan juga akan mengalami 90 persen.
“Unkhair, setiap tahun mengalami trend kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hal itu di picu oleh, pertama implementasi kerjasama yang lumayan baik, dan ke dua beberapa bisnis mulai berjalan,” ujarnya.
Selain itu, Ia menyebut kesedaran menyetor 5 persen, sebagai bagian dari kewajiban para dosen melakukan aktifitas di luar, belum sepenuhnya berjalan secara baik, masih banyak belum melaporkan. Penyebabnya, Unkhair belum memberi remonerasi, maka di hitung-hitung dua tahun terakhir, pemanfaatan pengguanaan PNBP sangat sedikit, seyogyanya Unkhair telah dipercaya untuk di beri remonirasi.
Praktis, anggaran PNBP Unkhair, hanya dapat membiyai beberapa item kegiatan. Menurutnya, nyaris kegiatan infrastruktur pada dua tahun terakhir tidak menggunakan PNBP, dan seluruh kegiatan infra berasal dari sumbangan eksternal, sehingga cukup anggaran disiapkan untuk remonerasi, Unkhair.
Rektor, juga menjelaskan PNBP dan DIPA mengalami kenaikan yang signifikan, yakni 38 persen dari sebelumnya sekitar 200 Milyar, kini bertambah menjadi 324 milyar. Kenaikan ini, tentunya dipengaruhi oleh Unkhair menerima anggaran SPSN pembangunan.
Rektor menambahkan, anggaran DIPA Unkhair mengalami kenaikan signifikan, juga di dorong adanya anggaran penunjang pembelajaran sedikitnya 40 Milyar, dan mengenai alat-alat yang akan dibelanjakan sudah koordinasikan, termasuk TKDN.
Diakhir sambutannya, rektor juga berharap kepada para dekan, Wadek II Fakultas, Ketua Lembaga, serta bagian Unit pengelola anggaran, agar dapat meningkatkan kinerja, terutama tata kelola pengelolaan anggaran. (Tim Humas) ***

