Penyuluhan PHBS di Lingkungan Pasar Kota Ternate Oleh Dosen FK Unkhair

Unkhair. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)  adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Salah satu tatanan PHBS yang utama adalah PHBS rumah tangga yang bertujuan memberdayakan anggota sebuah rumah tangga untuk tahu, mau dan mampu menjalankan perilaku kehidupan yang bersih dan sehat serta memiliki peran yang aktif pada gerakan di tingkat masyarakat.

Untuk merealisasikan program Pegabdian kepada masyarakat (PKM) maka Dosen Fakultas Kedokteran Unkhair dr. Marwah Widuri Anwar, S.Ked yang bertindak sebagai ketua peneliti bersama dr. Fathul rizky, S.Ked yang bertindak sebagai anggota peneliti melaksanakan kegiatan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan  Sehat (PHBS) di Lingkungan Pasar Kota Ternate. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, 30 Agustus 2020.

dr. Marwah Widuri Anwar, S.Ked menjelaskan tujuan kegiatan PKM ini adalah melakukan sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat dengan memberikan pengetahuan serta informasi tentang bagaimana memulai perilaku hidup sehat serta bagaimana menerapkan perilaku hidup sehat dilingkungan keluarga.

Lanjut dr. Marwah bahwa tujuan utama dari gerakan PHBS adalah meningkatkan kualitas kesehatan melalui proses penyadartahuan yang menjadi awal dari kontribusi individu – individu dalam menjalani perilaku kehidupan sehari – hari yang bersih dan sehat. Manfaat PHBS yang paling utama adalah terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan.

Anggota peneliti dr. Fathul rizky, S.Ked dalam sosialisasi tersebut menjelaskan manfaat dari kegiatan ini adalah masyarakat, dimana masyarakat dapat menerapkan PHBS di rumah tangga tentu akan menciptakan keluarga sehat dan mampu meminimalisir masalah kesehatan.

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan metode individual.  Metode ini dilakukan dengan cara  penyampaian langsung kepada penjual yang berada di area pasar higienis secara acak.  Setelah penjelasan materi singkat dan demonstrasi cara cuci tangan yang benar, dilanjutkan tanya jawab dengan para penjual yang berada di lokasi. Metode penyampaian langsung ini dipilih agar tidak mengganggu proses kegiatan jual beli di area pasar.

Dari hasil tanya jawab saat penyuluhan ini berlangsung, sebagian besar penjual telah mengetahui cara cuci tangan yang benar, larangan buang sampah sembarangan dan larangan merokok, hanya saja dalam pelaksanaannya belum dapat dilakukan secara maksimal.

dr. Marwah Widuri Anwar, S.Ked dan dr. Fathul rizky, S.Ked berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat dilakukan lebih sering lagi agar membantu masyarakat dalam memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat di tempat umum, terutama pasar., mengingat pasar adalah salah satu tempat umum yang didalamnya terdapat banyak interaksi dan kegiatan keseharian sehingga diperlukan penanaman perilaku hidup bersih dan sehat. (Humas)