PPK Ormawa HMTP Unkhair Tanam 250 Bibit Mangrove di Pulau Maitara

UNKHAIR–Program Penguatan Kapasitas Organisasasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP) Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair), Ternate menanam 250 bibit mangrove dan pembersihan di lokasi wisata bakau, Posi-Posi Ngusu Lenge Pulau Maitara, Tidore.

Maitara, sebuah kampung yang diabadikan dalam uang recehan seribu rupiah itu diapit Pulau Tidore dan Ternate, mulai ramai dikunjungi.

Sejak dikembangkan hingga kini, mulai dikunjungi wisatawan lokal, maupun mahasiswa ikut merawat hutan bakauheni. Salah satunya PPK Ormawa dengan topik Desa Wisata yang mengambil judul Implementasi Konsep Edu-Ekotourism Berbasisi Pengelolaa Lingkungan pada Hutan Mangrove di Desa Maitara Tengah, Pulau Maitara sebagai Desa Wisata Unggul.

Tim PPK Ormawa beranggotakan Mahasiswa Prodi Teknik Pertambangan dan dari Prodi Kehutanan, dibawah bimbingan dosen Firman, S.Pd., MT.

Kegiatan Pembersihan sampah di hutan mangrove “Posi-Posi Ngusulenge” baru-baru ini oleh Tim PPK Ormawa, Ormawa HMTP, serta mitra masyarakat Desa Maitara Tengah.

Selain itu, penanaman mangrove sebanyak 250 bibit, bersama Pemerintah Desa Maitara, Tim PPK Ormawa, Ormawa HMTP, beberapa Dosen Unkhair, Volunteer, Mitra Masyarakat serta disponsori oleh Yakesma Maluku Utara.

Mengawali acara pembukaan MC, Muh. Syaprijal Noor, Ketua Tim PPK Ormawa, dilanjutkan Sambutan dari Kepala Desa Maitara Tengah selaku tuan rumah lokasi pelaksanaan PPK Ormawa, Muhlis Malagapi.

Dalam sambutannya, menjelaskan bahwa salah satu sumber daya alam yang mereka miliki adalah hutan mangrove yang kurang lebih 1 hektar dan telah masuk perencanaan desa untuk dikembangkan sebagai sektor pariwisata.

Diharapkan memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat Desa Maitara Tengah. Setiap tahunnya ada mata anggaran dana desa yang dialokasikan untuk membangun infrastruktur wisata di Posi-Posi Ngusulenge.

“Berharap penanaman bibit mangrove ini bisa menyulam beberapa bagian dari hutan mangrove yang masih kosong, ujarnya.

Kades, juga berterima kasih kepada program PPK Ormawa ini dipusatkan di desanya dan berharap kolaborasi antara Pemerintah Desa dan Tim PPK Ormawa dapat mempercepat tercapainya perpuataran ekonomi.

Sementara, Ketua BPU, Dr. Yusnaeni, SP., M.Si, juga berharap, kolaborasi berkelanjutan antara Unkhair dengan Pemerintah Desa Maitara Tengah, sekaligus ucapan terima kasihnya atas support system dari pemerintah desa.

Ketua Program Studi Teknik Pertambangan, Arbi Haya, ST., M.Eng, menyampaikan PPK Ormawa di Desa Maitara Tengah, sebelumnya tahun 2023 kegiatan di Desa Anggai Obi Halmahera Selatan, dan mendapatkan predikat terbaik III untuk kategori Poster dalam Abdidaya Ormawa Nasional yang diselenggarakan di Universitas Jember.

“Semoga penanaman mangrove ini bisa memberi dampak ekologis, edukasi dan ekonomis ke depan, serta semoga Tim PPK Ormawa HMTP lolos lagi Abdidaya Ormawa Nasional di Universitas Udayana, Bali.

Perwakilan Yakesma Malut yang menjadi sponsorship juga menyampaikan terkait salah satu program mereka adalah pengelolaan lingkungan hidup sehingga terlibat dalam Kerjasama dengan PPK Ormawa.

Kegiatan penanaman mangrove sendiri terdiri dari, Tim PPK Ormawa, Ormawa HMTP, Volunter, Perwakilan Yakesma, Pemerintah Desa, Para Dosen, Mitra Masyarakat secara penuh terlibat dengan semangat kekeluargaan dan keakraban melakukan penanaman pohon mangrove.

Wisata Unggul Desa Maitara Tengah bisa terealisasi dan semoga Tim PPK Ormawa HMTP lolos Abdidaya Ormawa di Bali. (Kehumasan)*