UNKHAIR-Universitas Khairun (Unkhair), Ternate menggelar pelepasan mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch 3 inbound dan PMM batch 4 outbound berlangsung semarak, para mahasiswa menampilkan pertunjukan tarian, dan nyanyian kompilasi kedaerahan, bertempat di Aula Banau, Kampus I, Kelurahan Akehuda Kota Utara.

154 mahasiswa dari 76 Perguruan Tinggi (PT) September 2023, lalu menjalani Program Pertukaran Mahasiswa Mereka (PMM) batch 3 inbound ke Unkhair, akhirnya kembali ke kampus asalnya. Sementara 85 mahasiswa Unkhair, yang mengikuti program PMM batch 4 akan di kirim ke berbagai PT di Indonesia. Acara tersebut mengusung simponi warna “Melukis Perpisahan dengan Indahnya Kebudayaan”, Sabtu, (20/01/2024).
Kordinator Person In Charge (PIC) PPM, Nurain Jalaludin, SS., MA, dalam laporannya, mengatakan mahasiswa PMM batch 3 sebelumnya sudah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) 15-19 Januari 2024, dan sesuai kerjasama akan berkahir, mengenai nilai akan di cetak tuk di kirim melalui email PIC.
Menurutnya, para mahasiswa mengenakan jaket almumater di gedung ini, mahasiswa dari PMM batch 4 outbound Unkhair, diajak bersama PMM batch 3, untuk pelepasan dengan tujuan melihat langsung keberagaman.
Mahasiswa PMM batch 3 Unkhair, juga baru kembali, dari informasi baginya memiliki kehebatan tak kalah dengan PT lain, beberapa di antaranya di nobatkan sebagai Kepala Suku, sebutan Ketua Kelompok mahasiswa PMM.

Kegiatan ini, lanjutnya selain sebuah bentuk pelepasan mahasiswa, juga menjadi ajang mahasiswa dari 76 PT, dan selama 5 bulan di Unkhair, para mahasiswa memberi kontribusi positif, bahkan saling suport.
Sekedar informasi sedikitnya 85 orang akan mengikuti program mahasiswa PMM batch 4 outbound Unkhair, dari jumlah itu, kali pertama gabung 5 orang mahasiswa dari Prodi Farmasi Fakulta Kedokteran. Dijadwalkan di berangkatkan pertengahan Januari-Maret 2024. Sedangkan, 22-23 Januari 2024, mahasiswa inbound juga meninggalkan Unkhair.
Nurain Jalaludin, SS., MA, juga dosen Fakultas Ilmu Budaya, menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa PMM batch 3, sudah mempersamai dengan segala keberagaman, baik hal kecil, maupun besar. Selain itu, permintaan maaf, juga kadang-kadang ketegasannya dalam memberi tanggapan, masukan dan komentar.
Kepala Suku Inbound, Ansari Mahendra, mahasiswa PMM batch 3 dari Universitas Tanjungpura (UNTAN), menyampaikan pengalaman selama di Unkhair Ternate, bangga menjadi pertukaran mahasiswa yang kini di ambang perpisahan.
Mahasiswa PMM batch 3 campur aduk emosi, rasa terimakasih ke keluarga kecil, dan rasa sedih timbul akibat harus berpisah, kembali ke daerah asal masing-masing membawa harapan petualangan baru yang menanti masa mendatang. Terimakasih rekan-rekan sudah menjadi keluarga kecil di rantauan, bagian dari keluarga dekat bagi semuanya.

“Kalian semua adalah bintang, yang menerangi langkah-langkahku, dan keberadaan kalian akan selalu menyinari hari-hariku mendatang, momen sulit bersama, dan tetap bersatu menjejaki yang takkan pernah terhapus,” ungkapnya terbata-bata
Ansari Mahendra, berpesan, kelak teman-teman pulang, ketika teman-teman merasa sendiri di tengah badai kehidupan, ingatlah bahwa cahaya persahabatan di PMM, selalu bersinar gemilang, jangan ragu buat menghubungi. Ingatlah perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru dalam buku kehidupan, jaga tali persaudaraan, selalu menjaga komunikasi sesama.
Sementara itu, Prof. Dr. Sulistyarini, M. Si, LP3M UNTAN, melalui video zoom, mengatakan mahasiswa PMM merupakan kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), ini memang luar biasa memberi pengalaman mahasiswa.
“Terimakasih kepada Kemendikbud, dan Unkhair, sudah memberi kesempatan ke 5 orang mahasiswanya mengikuti program PMM di Unkhair,” ucapnya.
Menurutnya, pengalaman menjadi dasar penguat dari beberapa kegiatan, dan tak bias di lupakan seumur hidup, takeline program PMM, ‘Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya’. Bekal pembelajaran yang baik, kaitan dengan pemahaman terhadap ragam budaya di selama di Unkhair Ternate.

“Pemahaman mengenai hakekat tingginya nilai budaya, memperkuat rasa cinta tanah air. Mewakili UNTAN, permohonan maaf apabila sikap, tingkah laku mahasiswa yang tidak berkenaan,” tutup Prof. Sulistyarini.
Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum, secara daring di Jakarta, menyampaikan terimakasih ke semua pihak, sudah menyukseskan pelaksanaan PMM batch 3 di Unkhair, dan dalam proses kegiatan ini, mungkin berinteraksi ada yang kurang berkenaan dapat di maafkan.
Insya Allah, kritikan maupun masukan dari PIC kepada Unkhair, PMM batch 2 sebelumnya dapat di identifikasi beberapa hal, Alhamdulillah dapat teratasi secara perlahan-lahan.
Rektor berpesan kepada mahasiswa yang mengikuti Program PMM outbound tahun 2024, agar menjaga 3 hal; pertama menjaga nama baik ke dua orang tua, ke dua menjaga Universitas Khairun, dan ke tiga para mahasiswa harus menjaga nama baik daerah.

Lebih lanjut, sekian ribu mahasiswa Unkhair, setidaknya anda di pilih untuk di kirim ke luar daerah, ini membanggakan, sehingga selalu menjaga karakter, memiliki perilaku, sikap dan sifat yang baik dalam berinteraksi. Sedangkan, untuk mahasiswa PMM batch 3 inbound yang akan pulang, meyakini ada hal positif, bahkan ada hal kurang berkenaan di hati selama berada di lingkungan Unkhair.
“Permohonan maaf, sadar atau tidak. Setidaknya PMM batch 3 sudah membangun hubungan emosional, terutama bagaimana memelihara hubungan personal, maupun hubungan kekeluargaan,” ucapnya.
Rektor juga berharap, mahasiswa PMM batch 3 yang kembali ke tempat masing-masing, kembali dengan selamat, bisa bertemu keluarga, serta teman-teman, bagi PIC masing-masing PT, atas nama civitas akademika Unkhair, terimakasih telah menjadi bagian dari anak-anak, suatu saaat menjadi kebaikan, dan kebaikan Indonesia di masa mendatang. (Tim Humas)***

