UNKHAIR-Universitas Khairun (Unkhair), Ternate tuntas wisudakan 697 lulusan Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Periode III Tahun Akademik 2022/2023. Prosesi wisuda dirangkaikan dengan pengukuhan Guru Besar Bidang Ilmu Arsitektur Lingkungan, bertempat di Aula Banau Kampus I, Akehuda, Kamis, (21/12/2023).

Wisudawan sebanyak 697 terdiri dari, Fakultas Hukum (FH) 59, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 139, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 162, Fakultas Pertanian (Faperta) 82, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) 33, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 80, Fakultas Teknik (Fatek)106, Fakultas Kedokteran (FK) sebanyak 6, serta Pascasarjana berjumlah 33 wisudawan.
Wisudawan lulusan terbaik untuk program strata 1 (SI), Humaira Dj. Abdullah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, lulus dengan IPK 3.97, dan menempuh studi 3 tahun, sementara lulusan terbaik Program Pascasarjana, Hadi Tuasamu dari Program Studi Magister Manajemen dengan IPk 4.00, dan masa studi 1 tahun 10 bulan.
Menyusul, M. Ikbal Tarima dari Program Akuntansi FEB, IPK 3,94, menyelesaikan studi 3 tahun 2 bulan, serta Wa Ode Risnawati dari Pendidikan Biologi FKIP, IPK 3,89 dengan durasi studi selama 3 tahun 3 bulan.
Dr. M Ridha Ajam, M.Hum, menyampaikan, dalam sambutannya setiap kali prosesi wisuda, saat itu juga para wisudawan/wisudawati menjadi alumni, dan otomatis bergabung bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Khairun.

Saat ini, berbagai daerah di Maluku Utara, telah dibentuk IKA di Kabupaten/Kota, sehingga diharapkan dapat bergabung, dan aktif dalam kegiatan IKA Alumni masing-masing daerah, guna memantau perkembangan lulusan. “Para wisudawan, diharapkan dapat mendukung program Tracer Study alumni Universitas Khairun, juga di Fakultas, maupun Prodi,” ujarnya.
Ia berharap, para wisudawan pasca dari kampus ini, dapat berperan dalam membesarkan nama Universitas Khairun, sesuai bidang ilmu wisudawan masing-masing. “Saat itu, wisudawan semua akan memulai proses pengabdian di masyarakat. Pencapaian di luar sana merupakan keberhasilan, sebagai penyelenggara pendidikan tinggi di Maluku Utara,”katanya.
Tahun ini, Unkhair telah mengukir berbagai prestasi mahasiswa, hingga kini tercatat 1 mahasiswa berprestasi Tingkat Regional, 143 mahasiswa berprestasi pada Tingkat nasional, dan 2 mahasiswa berprestasi internasional.
Rektor, juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM) 2023/2024. Unkhair raih Anugerah terbaik 1 Pelaksanaan Institutional Support System MBKM Liga 2 seluruh Perguruan Tinggi (PT) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) 2023.

Sebanyak 952 mahasiswa Unkhair, melaksanakan kegiatan MBKM, dan keikut_sertaan mahasiswa terbanyak pada kegiatan magang, hingga kini mencapai hingga 554 mahasiswa. Sementara, mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, juga berkuliah satu semester di Unkhair, dengan jumlah 143 mahasiswa, dan terdapat 154 mahasiswa Unkhair, berkuliah di berbagai PT lain di Indonesia.
Selanjutnya, aspek kerja sama juga merupakan aspek yang perlu menjadi perhatian, hingga akhir tahun 2023 jumlah kerja sama meningkat cukup signifikan dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pemerintah pusat lembaga vertikal. Kerjasama sesama perguruan tinggi dalam negeri, luar negeri, serta pihak industri, maupun institusi lainnya.
“Tahun 2023 tercatat 38 kerja sama yang ditanda tangani Unkhair dengan berbagai pihak. Dari kerja sama yang ditandatangani tersebut, yang lebih penting adalah implementasi bentuk kolaborasi program, pendampingan pembantuan, maupun kerja sama sosial, yang turut meningkatkan pelaksanaan,”tutup Rektor.
Prosesi wisuda, diawali pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Eng. Mustamin Rahim, ST., M.T. Dalam Surat Keputusan di naikan pangkat Jabatan Akademik Fungsional guru besar (profesor) baru bidang Ilmu Arsitektur Lingkungan. Selanjutnya riwayat pekerjaannya sebagai dosen pada Fakultas Teknik Unkhair, Ternate
Prof. Dr. Eng. Mustamin Rahim, ST., M.T, lahir di Sikapaya Maros, Sulawesi Selatan, 18 Desember 1973. Menyelesaikan study S3 di Gifu University, Japan tahun 2013.

Ia juga pernah menjabat Ketua Program Studi Arsitektur Unkhair, 2008-20019, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik Unkhair, 2013-2018, dan Ketua Unit Penjaminan Mutu Fakultas Teknik Unkhair, 2018-2022.
Pidato pengukuhannya, menyoroti “Arsitektur Ramah Lingkungan (Mewujudkan Arsitektur Ramah Lingkungan dalam Mengurangi Efek Pemanasan Global Daerah Kepulauan)”. Sebagaimana pada bagian penutup pidato, dikatakan bahwa konsumsi energi global paling besar berasal dari sektor bangunan, dan dominan bersumber dari energi fosil yang memberikan kontribusi sekitr sepertiga dari total emisi gas rumah kaca global sebagai penyebab utama pemanasan global.
Selain itu, lanjutnya sumber daya energi fosil sangat terbatas dan kebutuhan energi akan terus meningkat di seluruh dunia, sehingga upaya penghematan konsumsi wajib dilakukan di mana pun.
Menurutnya, arsitek memiliki peran penting dalam mengurangi efek perubahan iklim dengan mewujukan konsep desain arsitektur ramah lingkungan. Prinsip desain adaptif terhadap kondisi iklim mikro dan perlindungan bencana dengan teknik lokal : sistem kancing dan ikatan, penggunaan material alam dan sistem pasif pada rumah tradisional Maluku Utara dapat dijadikan inspirsi mewujudkan bangunan ramah lingkungan.

Masyarakat ramah lingkungan harus di wujudkan sebagaimana kepedulian masyarakat dahulu, dan jika berjuang Insya Allah akan mencapai (ganbareba dekiru!), dengan demikian, bumi menjadi tempat tinggal yang nyaman dan lestari bagi generasi mendatang. (Tim Humas)***

