Zasti Indrianty Joisangadji, Wisudawati Terbaik Ke 3 Pada Wisuda Periode II Tahun 2023

Unkhair. Keinginan untuk kuliah di Fakultas Pertanian adalah impiannya sejak duduk dibangku SMA, Zasti Indrianty Joisangadji, anak ke tiga dari empat bersaudara pasangan Ayah Jusup Joisangadji dan Ibu Halima Buamona mengikuti jalur seleksi UTBK. Zasti Indrianty Joisangadji   mendaftar pada program studi yang sama di dua kampus yang berbeda yakni Universitas Hasanuddin dan Universitas Khairun. Akhirnya Zasti Indrianty Joisangadji diterima di Universitas Khairun pada Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi.

Semasa duduk dibangku kuliah, Asti panggilan akrab Zasti Indrianty Joisangadji pernah meraih juara 2 LKTI tingkat Fakultas Pertanian, Juara 2 LKTI Tingkat Nasional, Juara 2 Essay tingkat Nasional. Asti juga pernah mengikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 di Universitas Djuanda. Selain itu Asti aktif dalam himpunan mahasiswa Agroteknologi.

Dari berbagai kegiatan kampus itu, yang paling berkesan adalah kegiatan mengikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 di Universitas Djuanda. Dengan program pertukaran mahasiswa, Asti lebih banyak mengenal mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, dan menambah pengalaman tentang cara belajar mahasiswa di kampus lain.

Saat media humas Unkhair menanyakan tentang penelitiannya, Asti menceritakan yang dilakukannya di pulau Hiri, salah satu pulau yang berdekatan dengan pulau Ternate. Asti menemukan tantangan tersendiri ketika harus bolak balik dari Ternate ke Hiri.

“Pulau ini memiliki topografi lahan yang miring, ada kesulitan tersendiri ketika menuju ke lokasi penelitian, demi mendapatkan hasil yang baik semua cara harus saya lakukan” tutur Asti.

Salain dibantu oleh teman teman yang juga melakukan penelitian lokasi yang sama, Asti juga mendapatkan berbagai ilmu dari masyarakat yang tidak ia temui semasa kuliah.

“Alhamdulillah saya bisa ketemu masyarakat yang berpengalaman dibidang pertanian dan saya dapat belajar banyak tentang ilmu pertanian dari mereka” cerita Asti kepada media humas

Dengan pegalaman dan ketekunan dalam meneliti, akhirnya Zasti Indrianty Joisangadji  dapat mempertahankan skripsinya dengan judul “Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Pada Lahan Berlereng dan Bebatuan di Pulau Hiri” dihadapan para penguji.

Zasti Indrianty Joisangadji  Perempuan kelahiran, Sanana, 04 Juli 2000 mendapatkan predikat wisudawati terbaik ke 3 dari 731 wisudawan dan wisudawati dengan IPK 3.91 lama studi 3 tahun 10 bulan.

Dikesempatan itu, dengan rasa bahagia bercampur haru, Asti menyampaikan banyak terima kasih kepada Ayah Jusup Joisangadji dan Ibu Halima Buamona yang telah banyak berkorban dan sangat perhatian kepadanya.

“Ibu saya hadir langsung di kampus, memberikan dukungan kepada saya ketika menghadapi ujian akhir skripsi” tutur Asti.

Tak lupa Asti sampaikan kepada Kakak Jushamaya Dewi Joisangadji, Bagus Indrawan Joisangadji dan Adik Nurul Putri Juhairi Joisangadji, terima kasih atas perhatian dan kasih sayangnya. Kepada teman teman seangkatan, terima kasih atas bantuannya dan ucapan terima kasih yang tak dapat saya balas kepada masyarakat pulau Hiri yang telah banyak membantu dan berbagi pengalaman dan ilmu selama saya melakukan penelitian. (humas) Penulis : Suratin / Foto : Fai