Unkhair.ac.id. Salah satu penyakit kardiovaskular yang terus menerus menempati urutan pertama di Indonesia adalah penyakit jantung koroner. Menurut survei Sample Registration System, angka kematian penyakit jantung koroner mencapai 12,9% dari seluruh kematian. Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit yang disebabkan adanya plak yang menumpuk di dalam arteri koroner yang mensuplai oksigen ke otot jantung. Penyakit ini termasuk bagian dari penyakit kardiovaskuler yang paling umum terjadi. Penyakit kardiovaskuler merupakan gangguan dari jantung dan pembuluh darah termasuk stroke, penyakit jantung rematik dan kondisi lainnya
Penyakit jantung koroner (PJK) ini masih merupakan masalah kesehatan yang penting dan berdampak secara sosio-ekonomi karena biaya obat-obatan yang cukup mahal, lamanya waktu perawatan dan pengobatan, serta pemeriksaan penunjang lain yang diperlukan dalam proses pengobatan. Upaya pencegahan melalui deteksi dini dengan pemeriksaan tekanan darah, antropometri, dan EKG secara berkala sangat penting untuk dilakukan.
Sebagai bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat yang terdapat pada Tri Dharma Perguruan Tinngi, untuk itu Fakultas Kedokteran Universitas Khairun melakukan kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Jantung pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sulamadaha”. (Sabtu, 5 Oktober 2019). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk Mensosialisasikan tentang kesehatan jantung kepada masyarakat, dan lansia pada khususnya serta Memberikan informasi tentang pencegahan dan penanganan terhadap ancaman penyakit jantung.
Ketua Tim Pelaksana dr. Nurmala Dewi, S.Ked menjelaskan berbagai manfaat dari kegiatan ini diantaranya, dari pihak Pemerintah sendiri dimana beban kerja pemerintah terhadap pencegahan dan pemberantasan penyakit jantung akan menurun dengan adanya pelayanan kesehatan dan penyuluhan tentang kesehatan jantung yang dapat menurunkan prevalensi penyakit tersebut, salian pemerintah manfaat yang dirasakan langsung adalah masyarakat dalam hal ini lansia, para lansia akan memperoleh pengetahuan kesehatan dan deteksi dini dari fakultas kedokteran berupa penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan jantung.
Tim penyuluhan dr. Marwah Widuri Anwar, S.Ked mengatakan target sasaran 100 orang yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sulamadaha, selain penyuluhan juga dilakukan Pemeriksaan antropometri, tekanan darah, dan pemeriksaan EKG oleh Dokter dan Tenaga Medis Fakultas Kedokteran Universitas Khairun Ternate. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Khairun , para mahasiswa ini diberikan tugas untuk melakukan penyuluhan kesehatan tentang penyakit jantung coroner.
Penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Khairun ini ternyata mendapat respon yang sangat baik, rencana awal tim hanya menargetkan 100 orang namun yang datang sekitar 105 orang. Hasil pemeriksaan didapatkan warga yang memiliki berat badan dengan status gizi berlebih sampai obesitas sebanyak 49,5% (52 orang), tekanan darah tinggi sebanyak 22,8% (24 orang), kelainan pada pemeriksaan EKG 3,8% (4 orang) dan 23,8% (25 orang) dengan hasil normal.
dr. Nurmala Dewi, S.Ked selaku ketua tim sangat mengharapkan kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara simultan minimal setahun sekali agar dapat membantu masyarakat dalam mengontrol kesehatan mereka dengan cara rutin melakukan skrining penyakit jantung. (Humas)



