UNKHAIR, Universitas Khairun (Unkhair) menyelenggarakan sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) 2026 di Aula Nuku, Kampus II, Ternate, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini bagian dari implementasi Kontrak Kinerja melalui Perjanjian Kinerja (PK) antara Rektor Unkhair dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) guna memastikan capaian institusi lebih terukur.
Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM menegaskan seluruh fakultas wajib memperkuat kinerja berbasis data.
Rektor menyebut IKU bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen strategis yang mencerminkan akuntabilitas dan integritas tata kelola perguruan tinggi.
Karena itu, Rektor meminta seluruh unit lebih proaktif mengelola data, melakukan evaluasi berkala minimal setiap triwulan, serta memastikan perencanaan dan pelaporan berbasis IKU.
Ia menekankan peningkatan kualitas laporan kinerja fakultas yang harus terintegrasi dengan program dan anggaran. Alokasi anggaran 2027 disebut akan berbasis pendapatan fakultas melalui skema subsidi silang guna memperkuat akuntabilitas dan kesiapan program.
Sementara itu, Penyusun Rencana Strategis Kemdiktisaintek, Muhammad Antoni Fauzi, menilai sosialisasi IKU sebagai langkah strategis untuk mendorong kemajuan perguruan tinggi negeri.
Menurutnya, capaian IKU berperan dalam meningkatkan kepercayaan publik serta kualitas lulusan.
Ia menjelaskan, materi sosialisasi mencakup pembangunan talenta, inovasi, tata kelola, hingga luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Indikator tersebut menjadi tolok ukur kinerja sekaligus penentu daya saing kampus,” ujarnya.
Meski menilai kinerja Unkhair secara umum sudah baik, Antoni mengingatkan pentingnya ketelitian pada aspek detail seiring semakin rincihnya struktur IKU.
“Perbaikan pendataan, konsistensi, dan ketepatan waktu pelaporan agar capaian IKU berjalan optimal,” sambungnya.*
_________________________________________
Laporan: Fai |Editor: Polo |Foto: Fai

