Rektor Unkhair Hadiri Taklimat dan Dialog Presiden di Istana Negara

UNKHAIR, Rektor Universitas Khairun (Unkhair), Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, menghadiri Taklimat dan Dialog Presiden Republik Indonesia bersama para pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia, di Istana Negara, Jakarta.

Forum ini penting bagi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyampaikan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, dalam menghadapi tantangan global yang kian kompleks, mulai dari dinamika geopolitik hingga percepatan perkembangan sains dan teknologi.

Tampak hadir pula dalam pertemuan di Istana Negara itu, anggota Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) yang juga Rektor Unkhair periode 2021–2025, Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek), Prof. Brian Yuliarto, dalam keterangannya, menyampaikan empat poin utama arahan Presiden Prabowo kepada pimpinan perguruan tinggi.

Pertama, Presiden menegaskan posisi strategis akademisi dan mahasiswa sebagai kekuatan intelektual bangsa yang memiliki peran sentral dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.

Kedua, perguruan tinggi didorong menjadi lokomotif penguasaan dan pengembangan sains serta teknologi guna memperkuat kemandirian bangsa di tengah dinamika geopolitik global.

Ketiga, Presiden menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi, mencakup penguatan sumber daya manusia dosen hingga pembenahan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran dan riset.
Keempat, pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan kualitas perguruan tinggi tanpa membebani masyarakat dan mahasiswa secara finansial.

Menanggapi arahan tersebut, Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026), menyatakan kesiapan Unkhair untuk menyelaraskan program kerja kampus dengan visi besar Presiden.

“Kehadiran kami di Istana Negara merupakan bentuk komitmen Unkhair untuk menjadi bagian dari solusi nasional. Kami siap melaksanakan arahan Bapak Presiden Prabowo dengan fokus pada penguatan riset yang relevan dengan kebutuhan, serta memastikan akses pendidikan berkualitas tinggi,” ujar Prof. Abdullah.

Ia juga menambahkan, Unkhair akan terus mendorong inovasi di bidang sains dan teknologi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Maluku Utara.

“Perguruan tinggi di daerah memiliki peran strategis dalam menjawab persoalan lokal melalui riset dan inovasi. Ini akan terus menjadi fokus Unkhair ke depan,” pungkasnya.*

________________________________________
Laporan: Arman |Editor: Polo |Foto: Istimewa