UNKHAIR, Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMA) Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair) Ternate mengadakan Pekan Kreativitas Arsitektur (PKA) Ke-X di Desa Matantengin, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIT ini bagian dari agenda tahunan HIMA Arsitektur Unkhair.
Agenda ini mengangkat tema “Merawat Generasi dari Akselerasi Budaya di Era Modern,”-PKA Ke-X dirancang sebagai ruang pengembangan kreativitas mahasiswa, sekaligus wahana pengabdian kepada masyarakat kepulauan Maluku Utara.
Ketua HIMA Arsitektur Fakultas Teknik Unkhair, Wahyudi Ismit, kepada Kehumasan, Kamis (15/1/2026) mengatakan PKA menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami dinamika masyarakat lokal.
Menurut dia, arsitektur tidak dapat dilepaskan dari konteks budaya tempat ia tumbuh.
“Mahasiswa arsitektur harus mampu merespons modernisasi tanpa kehilangan identitas budaya lokal,” kata Wahyudi.
Pemilihan Desa Matantengin sebagai lokasi kegiatan, lanjut Wahyudi, didasarkan pada masih kuatnya kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan tema PKA yang menyoroti tantangan pelestarian budaya di tengah percepatan perubahan zaman.
Ketua Panitia PKA Ke-X, Rido Salim, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan disusun dengan pendekatan partisipatif. Masyarakat desa dilibatkan sejak tahap awal perencanaan hingga pelaksanaan.
“PKA tidak hanya menjadi agenda kampus, tetapi juga ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa,” ujarnya.
Menurut Rido, pendekatan ini dimaksudkan agar kegiatan tidak berhenti pada seremonial, melainkan memberi dampak edukatif dan sosial bagi warga setempat.
“Mahasiswa diharapkan mampu belajar dari praktik kehidupan masyarakat sekaligus berbagi pengetahuan yang dimiliki,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia PKA Ke-X, Dimas Yunus, menjelaskan koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai kebutuhan warga.
“Kami ingin kegiatan ini berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Desa Matantengin,” kata Dimas.*
______________________________
Penulis: Polo |Foto: Istimewa

