SNBP 2026 Masih Dibuka, Simak Aturan Pemilihan Program Studi

UNKHAIR, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi salah satu jalur favorit bagi siswa berprestasi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa melalui tes tertulis. Pada jalur ini, peserta wajib memahami aturan pemilihan program studi (prodi) yang telah ditetapkan.

SNBP dilakukan melalui pemeringkatan siswa oleh sekolah berdasarkan nilai rapor seluruh mata pelajaran dari semua semester, kecuali semester terakhir.

Saat ini, proses seleksi masih berada pada tahap registrasi akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang berlangsung pada 5–26 Januari 2026.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Khairun (Unkhair), Dr. Hasan Hamid, M.Si, menjelaskan setiap siswa yang dinyatakan eligible dapat memilih program studi di Perguruan Tinggi Negeri akademik maupun PTN vokasi.

“Peserta SNBP diberikan kesempatan memilih maksimal dua program studi, baik dari satu maupun dua perguruan tinggi negeri,” kata Dr. Hasan Hamid saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, apabila siswa hanya memilih satu program studi, maka pilihan tersebut dapat berasal dari PTN di provinsi mana pun. Namun, jika memilih dua program studi, salah satu pilihan wajib berada di PTN yang satu provinsi dengan asal sekolah siswa.

“Contohnya, siswa yang berasal dari Maluku Utara harus memilih minimal satu program studi di PTN dalam provinsi tersebut, seperti Universitas Khairun. Sementara satu pilihan lainnya dapat berasal dari PTN di luar provinsi,” jelasnya.

Dr. Hasan menambahkan, dua pilihan program studi tersebut bisa berasal dari PTN yang sama atau berbeda, serta pada program studi yang sama maupun berbeda, selama masih dalam jalur SNBP.

Selain aturan pemilihan prodi, lanjut Dr. Hasan proses seleksi SNBP 2026 juga ditentukan oleh dua komponen penilaian utama. Komponen pertama adalah nilai rapor seluruh mata pelajaran dengan bobot minimal 50 persen. Komponen kedua meliputi nilai rapor maksimal dua mata pelajaran pendukung program studi yang dipilih, portofolio, dan/atau prestasi dengan bobot maksimal 50 persen.

Menurutnya, seleksi dilakukan berdasarkan urutan pilihan program studi. Peserta yang tidak lolos pada pilihan pertama, otomatis dipertimbangkan pada pilihan kedua, menyesuaikan daya tampung dan peringkat nilai.

Daftar program studi beserta daya tampung SNBP 2026 dapat diakses melalui sub menu Daya Tampung PTN di portal resmi SNPMB.

Dr. Hasan berharap, sekolah dan siswa dapat memanfaatkan jalur SNBP secara optimal dengan memahami ketentuan pemilihan program studi serta mencermati kuota dan daya tampung yang tersedia.*

_____________________________

Penulis: Polo |Foto: Chessa