UNKHAIR, Senat Fakultas Hukum Universitas Khairun (FH-Unkhair) menggelar rapat senat terbuka dengan agenda pemaparan visi, misi, serta program kerja calon dekan Fakultas Hukum periode 2026–2030.
Bertempat di Aula Nuku, Kampus I Universitas Khairun, Ternate, Kamis (8/1/2026).
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Khairun, Dr. Hasan Hamid, M.Si, mengatakan penjaringan calon Dekan Fakultas Hukum bertujuan melahirkan kepemimpinan fakultas yang mampu menjawab tantangan transformasi pendidikan tinggi.
Hal itu disampaikannya saat mewakili Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM., pada kegiatan penyampaian visi, misi, dan program kerja calon dekan.
Dr. Hasan, menekankan bahwa dekan terpilih nantinya wajib menjalankan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan universitas dan disetujui kementerian.
Sedikitnya terdapat enam IKU wajib dan satu indikator pendukung, termasuk penguatan program berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), seperti pendidikan berkualitas serta kontribusi terhadap isu sosial, kemiskinan, dan stunting.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan income generating fakultas di luar UKT sebagai tuntutan kinerja kelembagaan ke depan.
Dr. Hasan, turut menyampaikan apresiasi atas pengabdian Dekan Fakultas Hukum Unkhair selama dua periode, sekaligus mengapresiasi empat calon dekan yang dinilai sebagai sumber daya manusia terbaik Unkhair.
Keempatnya, diharapkan mampu membawa Fakultas Hukum beradaptasi dengan percepatan transformasi digital, peningkatan kualitas akademik, serta penguatan kolaborasi internal, nasional, hingga internasional.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unkhair, Jamal H. Arsad, SH., MH, menyampaikan keempat kandidat calon dekan memiliki kapasitas intelektual, manajerial, dan jejaring yang mumpuni.
Ia menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan guna menjaga akreditasi, meningkatkan kerja sama internasional, membuka program studi baru seperti Kenotariatan dan Program Doktor (S3), serta memperkuat stabilitas dan kolaborasi sivitas akademika Fakultas Hukum.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Penjaringan Calon Dekan Fakultas Hukum Unkhair, Dr. Amriyanto, SH., MH, menjelaskan proses penjaringan telah dilaksanakan sesuai statuta dan peraturan rektor melalui tujuh tahapan.
Hasilnya, lanjut Dr. Amriyanto, empat kandidat dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan selanjutnya akan disampaikan kepada Rektor Unkhair setelah seluruh tahapan pemaparan program kerja rampung.
FH Unkhair, kini memasuki usia ke-62 tahun terus menunjukkan transformasi kelembagaan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Salah satu calon dekan, Dr. Sultan Alwan, SH., MH, menyoroti capaian strategis berupa akreditasi unggul Program Studi S1 dan S2 pada 2024 yang disebutnya sebagai hasil kerja kolektif sivitas akademika di bawah kepemimpinan Jamal H. Arsad, SH., MH dalam membangun fondasi mutu institusi secara berkelanjutan.
Paparannya, Dr. Sultan, menyampaikan bahwa arah kepemimpinan Fakultas Hukum ke depan disusun berdasarkan kondisi eksisting, tantangan, serta selaras dengan arah pengembangan Unkhair.
Menurutnya, tata kelola kelembagaan dinilai telah berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta didukung digitalisasi layanan akademik, meski masih dihadapkan pada tantangan keterbatasan jumlah profesor dan publikasi internasional.
Calon lainnya, Dr. Faisal Malik, SH., MH, menyatakan program kerja yang disusunnya berangkat dari kondisi empiris Fakultas Hukum, serta capaian kepemimpinan sebelumnya.
Ia mengusung visi mewujudkan Fakultas Hukum Unkhair yang unggul, humanis, inklusif, berintegritas, dan berprestasi global melalui penguatan riset inovatif serta jejaring kemitraan strategis, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.
Sementara itu, Dr. Siti Barora Sinay, SH., MH, menegaskan program kerja yang diusung merupakan ikhtiar kolektif untuk memperkuat Fakultas Hukum yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Ia menilai Fakultas Hukum perlu terus bertransformasi menjadi pusat pemikiran dan solusi hukum di Kawasan Timur Indonesia melalui penguatan tata kelola, riset, publikasi, serta peran mahasiswa dan alumni.
Adapun calon dekan lainnya, Dr. Muhammad Asyikin, SH., MH, dalam paparannya, menyatakan Fakultas Hukum di era kekinian menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring dinamika hukum nasional, perkembangan teknologi, dan tuntutan global.
Ia mengusung gagasan menjadikan Fakultas Hukum Unkhair sebagai pusat pendidikan dan riset hukum berbasis daerah kepulauan yang menjunjung kearifan lokal, integritas, serta keadilan sosial, didukung tata kelola profesional dan jejaring kemitraan nasional maupun internasional.*
________________________________________
Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Fai

