22 Aug 2026 Humas Berita Dibaca 33 kali

Wisuda 856 Unkhair, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas dan Pengabdian

Wisuda 856 Unkhair, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas dan Pengabdian

UNKHAIR, Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, menempatkan wisuda bukan sebagai garis akhir pendidikan, melainkan titik awal pengabdian.

Pesan itu disampaikan Prof. Abdullah saat Wisuda Program Profesi, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Banau, Kampus I Unkhair, Keluarahan Akehuda, Kota Ternate, Sabtu (22/8/2026).

"Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Hari ini merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jangan hanya menunggu peluang, tetapi ciptakanlah peluang," ujar Prof. Abdullah.

Rapat senat terbuka wisuda Unkhair, dihadiri Bupati Halmahera Tengah Dr. Ir. Ikram M. Sangadji, M.Si, Sekretaris Daerah Kota Ternate Dr. H. Rizal Marsaoly, S.E., M.M, Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Thahir, jajaran pimpinan, dan anggota Senat Unkhair, para guru besar, dan pimpinan fakultas.

Wisuda kali ini, Unkhair mengukuhkan 856 lulusan, terdiri atas 793 lulusan sarjana, tujuh lulusan profesi dokter, 55 lulusan magister, dan satu lulusan doktor. Dari jumlah itu, 335 lulusan atau 39,1 persen meraih predikat cum laude.

Prof. Abdullah, mengatakan capaian akademik itu harus diiringi integritas, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta keberanian memanfaatkan ilmu untuk membuka lapangan kerja dan memperkuat masyarakat.

Perkembangan mutu Unkhair, Rektor menyebutkan hingga Agustus 2026, Unkhair telah memiliki tujuh program studi (prodi) berakreditasi Unggul, setelah Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meraih akreditasi Unggul, pada Juli 2026.

Selain itu, mahasiswa Unkhair mencatat 71 prestasi sepanjang 2026, mulai dari tingkat provinsi hingga internasional, termasuk 40 prestasi nasional dan enam prestasi internasional.

Di bidang sumber daya manusia (SDM), Unkhair juga menambah 10 doktor baru, sehingga jumlah dosen berkualifikasi doktor mencapai 262 orang atau sekitar 33 persen dari total dosen. Angka itu telah melampaui target nasional, 32 persen, meski universitas masih menargetkan peningkatan hingga mencapai standar minimal 40 persen.

Kata Prof. Abdullah, penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian akan terus dikembangkan dengan berakar pada karakter kepulauan, kemajemukan, dan kearifan lokal Maluku Utara.

"Semangat Kampus Berdampak, Unkhair harus hadir semakin nyata. Ilmu yang dihasilkan memberi solusi, lulusan memberi manfaat, dan kemitraan memberi kemajuan bagi masyarakat," katanya.

Prosesi wisuda itu, Unkhair juga memberikan penghormatan kepada almarhum Riski Yasim, S.T, yang wafat sebelum mengikuti wisuda. Gelar akademiknya diserahkan kepada orang tua sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan akademik almarhum. (*)

Laporan: Allya & Ina |Editor: Polo |Foto: Chessa