17 Sep 2026 Humas News Read 30 times

Unkhair-IAIN Ternate Jalin Kerja Sama, ITS Sosialisasikan Beasiswa Jepang

Unkhair-IAIN Ternate Jalin Kerja Sama, ITS Sosialisasikan Beasiswa Jepang

UNKHAIR, Universitas Khairun (Unkhair) dan IAIN Ternate resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan MoU yang dirangkaikan dengan sosialisasi pendidikan dan beasiswa studi ke Jepang, di Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Kamis (17/9/2026).

MoU ditandatangani Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, bersama Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor III Unkhair Hi. Jamal Hi. Arsyad, S.H., M.H, Wakil Rektor III IAIN Ternate Dr. Fatum Abubakar, S.Ag., M.Ag, para dekan, Direktur Pascasarjana, kepala lembaga, kepala biro, serta sivitas akademika kedua perguruan tinggi.

Rektor Unkhair, Prof. Abdullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor IAIN Ternate beserta seluruh jajaran atas komitmen membangun dan memperkuat kemitraan dengan Unkhair.

"Kerja sama mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa," jelasnya.

Prof. Abdullah, berharap MoU segera ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan program kerja yang terukur di masing-masing unit kedua perguruan tinggi.

"Kita berada di daerah dan menghadapi tantangan yang sama. Karena itu, Unkhair dan IAIN Ternate harus berkolaborasi dan saling memperkuat," ujarnya.

Rektor juga mengajak mahasiswa memanfaatkan sosialisasi tersebut sebagai peluang menempuh pendidikan internasional.

Menurutnya, kesempatan studi ke Jepang dapat diraih dengan persiapan akademik dan kemampuan bahasa yang baik.

"Jangan melihat kegiatan ini hanya sebagai sosialisasi. Lihatlah sebagai pintu kesempatan. Cari tahu persyaratannya, siapkan kemampuan akademik dan bahasa, serta bangun rekam jejak yang baik," katanya.

Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud mengatakan MoU tersebut merupakan perpanjangan kerja sama yang sebelumnya terjalin saat IAIN Ternate mempersiapkan transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Kerja sama saat itu membantu pemenuhan kebutuhan guru besar (GB) melalui skema dosen mengajar lintas perguruan tinggi, terutama pada program pascasarjana IAIN Ternate.

Dr. Adnan, berharap kerja sama tidak hanya mencakup pertukaran dosen, tetapi diperluas ke penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

"Kita punya sumber daya manusia yang mumpuni. Perguruan tinggi di Maluku Utara harus saling menguatkan dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Kesempatan yang sama, Liaison Officer Kumamoto University di ITS International Office, Mia Hernawati, memaparkan peluang studi dan beasiswa ke Jepang melalui Kumamoto University. Program yang tersedia mencakup jenjang S1, S2, dan S3, termasuk Beasiswa MEXT dari Pemerintah Jepang serta program Short-Term Exchange.

Khusus MEXT, kata Mia jenjang S2 dan S3, pendaftaran dapat dilakukan tanpa harus memiliki MoU dengan perguruan tinggi tujuan.

Mia menambahkan, kuota penerimaan bersifat dinamis karena ditentukan berdasarkan jumlah pendaftar dari berbagai negara. Namun, setiap universitas tujuan tetap memiliki alokasi minimal satu slot bagi pendaftar, baik dosen maupun mahasiswa. (*)

Laporan: Chessa |Peliput: Aliya & Ina |Editor: Polo |Foto: Chessa