29 Aug 2026 Humas News Read 16 times

Tiga Pustakawan Unkhair Dapat Amanah di IPI Maluku Utara

Tiga Pustakawan Unkhair Dapat Amanah di IPI Maluku Utara

UNKHAIR, Tiga pustakawan Universitas Khairun (Unkhair) dipercaya mengisi kepengurusan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Maluku Utara, periode 2026–2029. 

Pelantikan berlangsung di Auditorium Kampus I IAIN Ternate, Jumat (28/8/2026). Selanjutnya, rapat kerja digelar Sabtu (29/8) di Lt. II Gedung Perpustakaan Unkhair. 

Tiga pustakawan Unkhair yang dipercaya masuk kepengurusan PD IPI Maluku Utara, yakni Sri Bulan Juli Nainggolan, S.Sos., M. Si, sebagai Koordinator Komisi Bidang Pembinaan Kepustakawanan, M. Irfan Puradin, S.E, sebagai Anggota Bidang Pembinaan Kepustakawanan, dan Yurni Nasir, S.Pi, sebagai Anggota Bidang Organisasi dan Keanggotaan.

Kepala UPA Perpustakaan Unkhair, Dr. Farida Samad, M.KPd, menyambut baik kepercayaan itu sebagai peluang memperkuat literasi dan kerja sama antarperpustakaan di Maluku Utara.

"Kepercayaan ini merupakan bukti kompetensi pustakawan Unkhair semakin diakui. Kami berharap mereka dapat berkontribusi bagi kemajuan IPI dan membawa nama baik Universitas Khairun," harap Farida.

Ia meminta ketiganya menjalankan amanah dengan tanggung jawab, serta aktif berbagi pengetahuan, membangun jejaring, dan mendorong inovasi layanan perpustakaan.

UPA Perpustakaan Unkhair, kata Farida akan terus mendukung peningkatan kapasitas pustakawan melalui kolaborasi, inovasi layanan, dan keterlibatan dalam organisasi profesi.

"Menjadi pengurus organisasi profesi bukan hanya jabatan, tetapi amanah untuk terus belajar, berkolaborasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.

Terpisah, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia, Dr. Joko Santoso, M.Hum, mengajak IPI Maluku Utara tidak berhenti pada aktivitas organisasi.

Ia berharap, organisasi tersebut mampu menggerakkan pustakawan untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat.

"Saya berharap, IPI Maluku Utara dapat menjadi organisasi yang solid dan mampu menggerakkan para pustakawan untuk bersama-sama meningkatkan indeks literasi masyarakat," ujar Joko.

Joko juga mengingatkan pengurus baru agar menjaga integritas dan profesionalisme. Menurutnya, IPI harus menjadi rumah bersama yang inklusif, kolaboratif, dan produktif bagi pustakawan.

Pelantikan PD IPI Maluku Utara periode 2026–2029 menjadi momentum memperkuat kolaborasi pustakawan, perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem literasi yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.

Bagi Unkhair, keterlibatan tiga pustakawan tersebut merupakan upaya memperkuat profesionalisme, dan memperluas kontribusi kampus dalam meningkatkan kualitas perpustakaan dan budaya literasi di Maluku Utara. (*)

Laporan: Acil |Editor: Polo |Foto: Istimewa