09 Aug 2026 Humas Berita Dibaca 49 kali

Semarak Dies Natalis ke-62 Unkhair, Ribuan Warga dan Civitas Akademika Padati Fun Run-Fun Walk

Semarak Dies Natalis ke-62 Unkhair, Ribuan Warga dan Civitas Akademika Padati Fun Run-Fun Walk

UNKHAIR, Ribuan peserta memadati fun walk dan fun run yang digelar Universitas Khairun (Unkhair) di kawasan Landmark Ternate, Minggu (9/8/2026). 

Kegiatan itu bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-62 Unkhair. Peserta berasal dari sivitas akademika, masyarakat, komunitas olahraga, dan berbagai kalangan.

Sejak pagi, kawasan Landmark di Jl. Pahlawan Revolusi, Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, dipadati peserta. Mereka berbaur mengikuti kegiatan olahraga, sekaligus memperingati 62 tahun perjalanan Unkhair.

Selain fun walk dan fun run, juga dirangkaikan dengan senam sehat, stan sponsor, serta pembagian doorprize.

Sejumlah pimpinan Unkhair turut hadir, di antaranya Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si, Wakil Rektor II Dr. Irfan Zamzam, S.E., M.Sc., Ak., CA., C.FA, serta Wakil Rektor III Hi. Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H.

Hadir pula Ketua Senat Unkhair Prof. Johan Fahri, S.E., M.PM., Ph.D, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Dr. Herman Darwis, S.E., M.SA., Ak, para dekan, kepala biro, dan kepala UPA di lingkup Unkhair. 

Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, secara resmi melepas peserta fun run. Sementara, fun walk dilepas Ketua Panitia Dies Natalis ke-62 Unkhair, Dr. Zulkifli Zam Zam, S.Pd., M.Sc.

Fun run diikuti 100 pelari. Peserta menempuh rute dari Landmark menuju Pelabuhan, Lampu Merah Gamalama, Mononutu, Benteng Oranje, RRI, KNPI, kemudian kembali melewati Benteng Oranje sebelum finis di Landmark.

Sedangkan, sebanyak 3.000 peserta mengikuti fun walk dengan rute Landmark, Pelabuhan, Lampu Merah Mononutu, Gereja Ayam, Lampu Merah Prima, kemudian kembali ke Landmark.

Komunitas run Maluku Utara, turut ambil bagian dengan mengerahkan anggotanya untuk menyemarakan fun run sebagai bagian dari rangkaian dies natalis.

Menurut Prof. Abdullah, fun walk dan fun run tidak sekadar kegiatan olahraga, dan perlombaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun budaya hidup sehat, serta memperkuat kebersamaan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

"Pagi ini kita telah berlari, kita telah berjalan, kita telah berkeringat, kita telah bergembira, dan yang paling penting kita telah bersama-sama merayakan 62 tahun perjalanan Unkhair," kata Prof. Abdullah.

Kegiatan tersebut, kata Prof. Abdullah menjadi sarana untuk menumbuhkan optimisme, dan energi positif di tengah masyarakat.

"Universitas Khairun adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Maluku Utara," ujarnya.

Prof. Abdullah menambahkan, semangat Dies Natalis ke-62 tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Menurutnya, setiap peserta memiliki tujuan yang sama untuk bergerak dan menjaga kesehatan bersama.

"Semua memiliki satu tujuan yang sama, bergerak bersama, sehat bersama, dan bergembira bersama," katanya.

Antusias peserta juga terlihat saat panitia menyediakan sejumlah hadiah. Dua unit sepeda motor menjadi hadiah utama dalam kegiatan itu, satu unit merupakan dukungan dari Wali Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si. Satu unit lainnya dipersembahkan Dr. Rusdin Alaudin, S.H., M.H, dosen Fakultas Hukum Unkhair, sekaligus Direktur PT. Cahaya Abadi Sipatuo.

Selain itu, terdapat sejumlah hadiah lain dari Harita Group, dan mitra Unkhair, antara lain sepeda listrik, sepeda, serta berbagai peralatan rumah tangga.

"Ini adalah bentuk kecintaan kepada Unkhair dan kepedulian untuk ikut menyukseskan Dies Natalis ke-62," kata Prof. Abdullah.

Rektor, juga mengingatkan peserta yang belum menjadi juara agar tidak berkecil hati. Menurutnya, kemenangan tidak selalu ditentukan oleh posisi seseorang di garis finis.

"Kadang kemenangan adalah ketika kita mampu mengalahkan rasa malas. Kadang kemenangan adalah ketika kita mampu bangun lebih pagi. Kadang kemenangan adalah ketika kita mampu menjaga kesehatan," ujarnya.

Prof. Abdullah menilai seluruh peserta telah menjadi bagian dari kemenangan karena mampu meluangkan waktu untuk berolahraga dan mengikuti kegiatan bersama.

"Semua peserta adalah pemenang. Yang membedakan hanya jenis hadiahnya," katanya.

Kesempatan itu, Prof. Abdullah juga menegaskan konsep Unkhair sebagai Kampus Berdampak, universitas perlu membangun sinergi dengan pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, alumni, serta masyarakat. 

"Universitas harus hadir bersama pemerintah, berjalan bersama dunia usaha dan dunia industri, bersinergi dengan alumni, dekat dengan masyarakat, dan memberi manfaat yang nyata bagi daerah," lanjut rektor. 

Menurut Prof. Abdullah, Unkhair akan terus bergerak melalui pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan sumber daya manusia untuk memberi manfaat bagi Maluku Utara.

"Unkhair ingin terus bergerak. Bergerak membangun pendidikan, bergerak menghasilkan ilmu pengetahuan, bergerak melahirkan inovasi, bergerak membangun sumber daya manusia, dan bergerak memberi dampak bagi Maluku Utara," katanya.

Akhirnya, tambah Prof. Abdullah, fun walk dan fun run tak sekadar menjadi ajang olahraga bersama. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi Unkhair untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat di Maluku Utara. 

"Unkhair hadir untuk masyarakat, Unkhair bergerak untuk Maluku Utara, Unkhair, kampus berdampak," pungkas Abdullah.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-62 Unkhair, Dr. Zulkifli Zam Zam, S.Si., M.Sc, dalam laporannya, menyebutkan perayaan tahun ini mengusung tema "Sinergi dan Inovasi Menuju Universitas Khairun Berdampak untuk Kemajuan Maluku Utara.

Menurut Dr. Zulkifli, sekitar 40 rangkaian kegiatan disiapkan dalam perayaan Dies Natalis ke-62 Unkhair. Kegiatan itu, meliputi kuliah umum, kompetisi inovasi mahasiswa, donor darah, Unkhair Voice of Kie Raha, turnamen domino, Kieraha Traditional Festival Game, Green Unkhair Movement, mini soccer, serta fun walk dan Fun Run. 

"Kegiatan ini, upaya Unkhair untuk menghadirkan ruang kebersamaan dan kolaborasi, dan menunjukkan keberadaan Unkhair sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi sivitas akademika dan masyarakat Maluku Utara," kata Zulkifli.

Rangkaian Dies Natalis ke-62 Unkhair masih akan berlanjut. Sejumlah agenda yang dijadwalkan antara lain, sharing session Ikatan Alumni Unkhair yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Suara Khairun, tabligh akbar, dan santunan anak yatim.

Puncak dies Unkhair dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026. Agenda ini akan dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada dosen, pegawai, dan mahasiswa berprestasi. (*) 

Kontributor: Acil |Editor: Polo |Foto: Fai

Â