04 Jul 2026 Humas News Read 17 times

Rektor Unkhair dan Unhena Teken MoU, Perkuat Tri Dharma hingga Akreditasi

Rektor Unkhair dan Unhena Teken MoU, Perkuat Tri Dharma hingga Akreditasi

UNKHAIR,—Universitas Khairun (Unkhair) dan Universitas Hein Namotemo (Unhena) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) guna mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan MoU berlangsung di Unhena, Kabupaten Halmahera Utara. Kesepakatan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

MoU bernomor 302/UN44/KS.03/2026 dan 176/UHN/MOU/2026 ditandatangani oleh Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., bersama Rektor Unhena, Dr. Hendriane Namotemo, S.S., M.M.

Kegiatan itu, Rektor Unkhair didampingi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, H. Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H.

Rektor Unkhair, Prof. Abdullah W. Jabid,  mengapresiasi sambutan hangat dari keluarga besar Unhena.

Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar agenda penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antar perguruan tinggi di Maluku Utara.

"Unkhair berkomitmen untuk saling berbagi pengalaman demi kemajuan pendidikan tinggi, terutama dalam peningkatan akreditasi dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi," ujarnya.

Rektor Unhena, Dr. Hendriane Namotemo, memperkenalkan profil singkat kampus yang berdiri pada tahun akademik 2015/2016.

Saat ini, kata Dr. Hendriane Namotemo, Unhena memiliki dua fakultas, yakni Fakultas Ilmu Alam, Sains, Teknologi, dan Kesehatan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Kependidikan dengan sejumlah program studi.

Ia menilai Unkhair sebagai perguruan tinggi senior di Maluku Utara yang memiliki pengalaman dan kapasitas lebih luas sehingga layak menjadi mitra strategis dalam pengembangan institusi.

Usai penandatanganan MoU, kedua pimpinan perguruan tinggi melanjutkan diskusi teknis mengenai implementasi kerja sama. Sejumlah program yang menjadi fokus pembahasan meliputi pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), serta penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui pelatihan auditor mutu.

Diskusi juga membahas pengalaman Unkhair dalam penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN), pengembangan inovasi dan paten dosen, hingga strategi peningkatan akreditasi nasional maupun internasional.

Pada Kesempatan itu, Unkhair menyatakan kesiapan memberikan pendampingan teknis kepada Unhena melalui studi banding dan pelatihan penjaminan mutu.

Kedua perguruan tinggi berharap nota kesepahaman ini segera ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) di tingkat fakultas maupun prodi sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan pembangunan masyarakat di Maluku Utara.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan mutu akademik, pengembangan kurikulum berbasis OBE, serta lahirnya berbagai kolaborasi yang berdampak bagi kedua perguruan tinggi.

Penulis: Polo |Foto: Istimewa