07 Oct 2026 Humas News Read 48 times

Jalin Kerja Sama, Kadin Malut Salurkan Beasiswa Mahasiswa Unkhair dan Unutara

Jalin Kerja Sama, Kadin Malut Salurkan Beasiswa Mahasiswa Unkhair dan Unutara

UNKHAIR, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Maluku Utara, menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) dan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara).

Penyerahan beasiswa berlangsung di Ruang Senat Unkhair, Lt 3 Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Unkhair dan Kadin Malut, serta Unkhair dengan Unutara.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni Unkhair, H. Jamal H. Arsad, SH., MH, mengapresiasi perhatian Kadin Malut terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa di Maluku Utara.

Menurut Jamal, dukungan beasiswa dari dunia usaha semakin penting di tengah menurunnya kuota bantuan pendidikan. Tahun ini, penerima KIP-K Unkhair hanya 578 mahasiswa, jauh di bawah jumlah yang biasanya mencapai lebih dari 1.000 mahasiswa.

“Kami berharap, ke depan Pak Ketua dan jajaran Kadin memberikan perhatian kepada Unkhair maupun universitas lainnya, terutama dalam hal beasiswa,” harapnya.

Unkhair, kata Jamal, juga terus membangun komunikasi dengan sejumlah mitra strategis, termasuk perusahaan dan pemerintah daerah, untuk memperluas akses beasiswa bagi mahasiswa.

Ia menilai dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia (SDM). Sebab, kekayaan sumber daya alam (SDA) Maluku Utara, termasuk industri pertambangan dan pengolahan mineral, memiliki keterbatasan.

“Suatu saat sumber daya alam akan habis. Namun, jika sumber daya manusia terus diperkuat, kita tetap bisa survive,”ujarnya.

Sementara, Plt. Rektor Unutara, Sunaidin Ode Mulae, S.S., M.Hum, mengatakan delapan mahasiswa Unutara yang menerima beasiswa sebelumnya belum memperoleh bantuan pendidikan.

“Memang murni mereka dari keluarga miskin. Rata-rata desil kami 1 sampai 4. Ada juga desil 5 sampai ke atas yang tidak mendapatkan beasiswa,”katanya.

Sunaidin mengatakan kuota KIP Unutara tahun ini turun menjadi sekitar 20 mahasiswa, dari sebelumnya mencapai 50 hingga 70 penerima.

“Masih ada sekitar 100 mahasiswa yang belum ada beasiswa untuk angkatan pertama. Ini yang juga kami pikirkan ke depan,”ujarnya.

Ketua Kadin Maluku Utara, Muksin Thalib, S.E, mengatakan pemberian beasiswa merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia, bukan sekadar kegiatan sosial.

Muksin berpesan agar mahasiswa penerima beasiswa memanfaatkan bantuan secara bertanggung jawab dengan meningkatkan prestasi dan kompetensi.

Muksin menambahkan, Kadin Maluku Utara akan terus mendorong kerja sama dengan perguruan tinggi melalui program beasiswa, magang, pelatihan, sertifikasi kompetensi, inkubasi bisnis hingga penyerapan tenaga kerja. (*)

Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa