03 Sep 2026 Humas News Read 14 times

FEB Unkhair Peringati Maulid Nabi, Dorong Kampus Harmonis dan Berintegritas

FEB Unkhair Peringati Maulid Nabi, Dorong Kampus Harmonis dan Berintegritas

UNKHAIR, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair), memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. 

Maulid berlangsung di Aula Lt. II, Gedung C FEB, Ternate, Kamis (4/9/2026). 

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi sivitas akademika untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat ukhuwah di lingkungan kampus. 

Maulid Nabi mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Mempererat Ukhuwah dan Mewujudkan Kehidupan Kampus yang Harmonis, Berintegritas, dan Penuh Kasih Sayang."

Dekan FEB Unkhair, Dr. Sulfi Abdulhaji, S.E., M.Si, mengatakan peringatan Maulid merupakan momentum mempererat persaudaraan di lingkungan FEB, maupun Universitas Khairun.

Ia mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Rasulullah SAW, sebagai teladan dalam kehidupan pribadi, akademik, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kita memohon keridaan Allah SWT, agar senantiasa diberi rasa cinta dan rindu kepada Rasulullah SAW. Dari kecintaan itu lahir semangat untuk memperkuat ukhuwah dan membangun kampus yang harmonis serta berintegritas,” ujarnya.

Sulfi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, serta Jamaah Al Mawaddah yang mengisi pembacaan Maulid Diba’ dan Hadrah.

Ia berharap, doa bersama dalam peringatan Maulid menjadi ikhtiar untuk kemajuan FEB dan Unkhair.

Hikmah Maulid Al Habib Abdurrahman Bin Kamel Assegaf, M.Pd.I, menekankan pentingnya mengenal Nabi Muhammad SAW, sebagai jalan menumbuhkan kecintaan dan keteladanan. 

Menurutnya, para ulama menggambarkan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok dengan akhlak dan kemuliaan yang tidak tertandingi. Karena itu, mengenal Rasulullah bukan sekadar mengetahui sejarah hidupnya, melainkan memahami nilai-nilai yang beliau ajarkan.

“Semakin seseorang mengenal Nabi Muhammad SAW, semakin tumbuh kecintaannya kepada beliau. Dari kecintaan itu lahir keinginan untuk mengikuti akhlak dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” kata Habib Abdurrahman.

Habis Abdurrahman, juga mengajak sivitas akademika menjadikan Maulid Nabi sebagai pengingat untuk memperkuat akhlak, persaudaraan, dan kepedulian di lingkungan kampus, sehingga nilai-nilai Islam dapat tercermin dalam kehidupan akademik maupun sosial. (*)

Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa