15 Oct 2026 Humas News Read 22 times

Asap Pekat Masih Selimuti Ternate, Maxim Bagikan 10.000 Masker di Unkhair

Asap Pekat Masih Selimuti Ternate, Maxim Bagikan 10.000 Masker di Unkhair

UNKHAIR, Komunitas Maxim Kota Ternate, menyalurkan 10.000 masker di Universitas Khairun (Unkhair) dari paparan asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti Kota Ternate.

Aksi peduli berlangsung di Lt. 1 Bagian Rumah Tangga (RT) Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Kamis (15/10/2026).

Bantuan masker diterima langsung Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK) Unkhair, M. Tahir Abd. Kadir, S.H. 

Koordinator Maxim Kota Ternate, Laode Rusmaddin, menyampaikan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak asap, terutama mereka yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.

Menurut Laode, pembagian masker telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. Namun, karena dampak asap masih dirasakan hingga Kamis, pihaknya dan rekan-rekannta memutuskan menambah kuota masker agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Karena asap, kami sudah mulai membagikan masker beberapa hari lalu. Namun, melihat dampaknya sampai hari ini belum ada penurunan, kami menambah kuota masker,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak hanya menyasar civitas akademika Unkhair, tetapi juga pengemudi ojek di sejumlah pangkalan, dan masyarakat di beberapa wilayah Kota Ternate.

Laode, berharap pembagian masker dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap saat menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan (tendik)

 

ketika harus berada di luar ruangan dalam kondisi udara yang belum membaik.

Kepala BAKK Unkhair, M. Tahir Abd. Kadir, menyambut baik kepedulian Komunitas Maxim Kota Ternate yang turut mengambil langkah nyata membantu masyarakat di tengah kondisi asap belum membaik.

“Kami mengapresiasi kepedulian Komunitas Maxim yang telah memberi bantuan masker kepada civitas akademika Unkhair. Sebagai warga Kota Ternate yang turut terdampak kabut asap, kami merasakan langsung kondisi udara yang kurang baik saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan ini penting karena mahasiswa, dosen dan tendik tetap harus menjalankan aktivitas akademik, serta pelayanan di lingkungan kampus.

"Masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan asap ketika mereka beraktivitas di luar ruangan," tambah Kabiro.

Kolaborasi semacam ini, lanjut Kabiro bentuk solidaritas sosial, sekaligus perhatian terhadap kesehatan bersama.

Di tengah asap yang masih menyelimuti Ternate, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta membatasi kegiatan luar ruang yang tidak mendesak.

Upaya tersebut penting untuk mengurangi paparan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan. (*)

Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa