UPT Perpustakaan Unkhair Gelar Pemilihan Duta Baca dan Lomba Videografi 2024, Dukung Literasi dan Kreativitas Mahasiswa

UNKHAIR–Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dan kreativitas mahasiswa dengan menyelenggarakan Pemilihan Duta Baca dan Lomba Videografi Layanan Perpustakaan 2024.

Lomba Duta Baca dan Videografi oleh UPT. Perpustakaan Unkhair (Dok. Humas). 

Acara ini dihelat sebagai bagian dari Festival Literasi Unkhair, bertujuan untuk menginspirasi mahasiswa mengeksplorasi layanan perpustakaan melalui kompetisi yang berlangsung sejak 16 Agustus hingga 17 September 2024.

Kompetisi tersebut dilaksanakan di Gedung Perpustakaan, Kampus II Unkhair, dengan mengangkat tema “Eksplorasi Layanan Perpustakaan Unkhair”.

Tema ini diangkat untuk memotivasi mahasiswa agar lebih mengenal fasilitas perpustakaan yang tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat informasi dan teknologi. “Ini adalah momen penting bagi mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam meningkatkan budaya literasi di kampus,” ujar Nuarain Jalaludin, S.S., MA, Kepala UPT Perpustakaan Unkhair.

Pemilihan Duta Baca menjadi ajang yang paling dinanti, dengan para peserta harus melewati berbagai tahapan seleksi ketat. Anggraini Andari, mahasiswi dari jurusan Teknik Informatika, berhasil mencuri perhatian dewan juri dan dinobatkan sebagai Duta Baca 2024.

Dewan Juri Lomba Videografi di UPT. Perpustakaan (Dok. Humas). 

Menurutnya, kemampuan Anggraini dalam mempresentasikan ide-ide inovatif terkait pengembangan layanan perpustakaan menjadi nilai tambah yang membuatnya unggul dari peserta lainnya.

Tak kalah menarik, lanjut Kapus Unkhair, lomba Videografi Layanan Perpustakaan juga diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa. Karya-karya yang dihasilkan menunjukkan kreativitas dalam mengemas informasi tentang layanan perpustakaan dengan visual yang memikat.

“Mujadid Muslim Mubarak Patty dan Qhatan Katarabumi Al Idrus Hasan berhasil meraih Juara 1 berkat video inovatif mereka yang menampilkan sisi futuristik layanan digital perpustakaan,” ujarnya.

Dewan juri lomba ini terdiri dari akademisi dan praktisi media berpengalaman, yang turut memastikan objektivitas dalam penilaian.

“Kreativitas peserta tahun ini luar biasa, mereka mampu menggabungkan teknologi dengan narasi yang kuat untuk menggambarkan peran perpustakaan dalam kehidupan akademik,” ungkapnya.

Para Pemenang Foto Bersama dengan Dewan Juri (Dok. Humas). 

Kapus Unkhair, Nurain Jalaludin, S.S., MA, menambahkan, acara puncak pengumuman pemenang berlangsung meriah dengan kehadiran sejumalah Mahasiswa di Unkhair. Selain penghargaan berupa trofi, para pemenang juga mendapatkan hadiah menarik.

“Diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga memacu inovasi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan literasi di kampus,” tutupnya.

Sementara itu, Sri Bulan Juli Nainggolan, S. Sos., M. Si, usai memandu acara, menjelaskan ajang ini sekaligus menjadi momentum penting bagi UPT Perpustakaan Unkhair untuk memperkenalkan lebih luas.

“Adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa semakin aktif memanfaatkan perpustakaan, tidak hanya sebagai  tempat mencari informasi, tapi juga sebagai ruang berkreativitas,” ujarnya.

Ia, juga merinci nama-nama juara pada pemilihan lomba duta baca, yakni jauara 1 Anggraini Andari mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Fakulta Teknik, disusul juara 2 atas nama Higaya Arsyi mahasiswi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian, dan juara 3 Nur Afifa Asyiqin Mahasiswi Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unkhair.

Foto Peserta Videografi, Tim Juri dan Pegawai UPT. Perpustakaan Unkhair (Istimewa). 

Selanjutnya, juara videografi, terdiri dari Mahasiswa Prodi Tekni dan Ilmu Budaya atas Mujadid Muslim Mubarak Patty dan Qhatan Katarabumi Al Idrus Hasan sebagai pemenang 1, pemenang ke 2 atas nama Ajril Kailul Mahasiswa Fakultas Pertanian, serta pemenang ke 3 Haykal Fikri Hardi dari Fakultas Teknik Unkhair. (Kehumasan)*