UNKHAIR–Universitas Khairun (Unkhair) Ternate melalui Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik, akan menjadi tuan rumah perhelatan besar Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKSTM) Se-Indonesia pada tahun 2024. Acara ini akan berlangsung pada 1-3 Oktober 2024 di Hotel Bela Ternate dan dihadiri oleh lebih dari 400 perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Lita Ayriati Latif, ST., M.TM., IPM, menyatakan bahwa BKSTM 2024 merupakan momen krusial bagi dunia teknik mesin Indonesia.

“Ini adalah ajang bagi para akademisi dan profesional untuk berdiskusi, berbagi wawasan, serta memajukan inovasi teknologi mesin, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Serangkaian acara penting akan digelar, termasuk Musyawarah Anggota BKSTM, International Symposium on Advance and Innovation in Mechanical Engineering (ISAIME), Seminar Nasional Teknik Mesin, serta Lomba Nasional Rancang Bangun Teknik Mesin (LNT-RBM).
Musyawarah Anggota BKSTM akan membahas konsolidasi dan perkembangan jurusan Teknik Mesin di Indonesia, dengan fokus pada relevansi terhadap industri modern.
Acara puncak lainnya adalah ISAIME 2024, yang akan menghadirkan tiga keynote speaker ternama: Prof. Khadijeh Mohri dari Universitat Essen, Jerman; Prof. Bayu Jaya Wardhana dari University Groningen, Belanda; dan Prof. Takahiko Miyazaki dari Kyushu University, Jepang. Mereka akan membahas inovasi terbaru di bidang teknik mesin global.
Selain itu, Seminar Nasional Teknik Mesin XXII akan menghadirkan Dr. Rizal Affandi Lukman, Direktur Eksekutif CPOPC, dan Ir. Diana Rosa, Direktur Utama PT. IKI, yang akan berbicara tentang tantangan serta peluang industri di Indonesia.
Kompetisi LNT-RBM XIII juga menjadi daya tarik tersendiri, di mana mahasiswa dari seluruh Indonesia akan bersaing dalam merancang sistem mekanik inovatif.

Workshop dan pameran teknologi mesin terbaru akan melengkapi acara ini, memberikan wawasan berharga bagi para peserta.
Universitas Khairun optimis BKSTM 2024 akan memperkuat kolaborasi antara akademisi dan industri, serta mendorong kemajuan teknologi di tanah air. (Kehumasan)*

