UNKHAIR–Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Hukum (FH) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, dirangkaikan dengan bobotan materi. Salah satunya terkait pemilihan umum (Pemilu) dan bertindak sebagai pembicara Dr. Sultan Alwan, SH., MH Wakil Dekan I Bidang Akademik.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan 27 November 2024, mendatang Pilkada serentak. Kesempatan ini mahasiswa baru (Maba) pada pelaksanaan PKKMB tahun 2024 diajak menjadi pemilih rasional.
Fakultas Hukum kerja sama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) Ternate dalam pelaksanaan PKKMB, mengangkat tema “Kerja sama Fakultas Hukum Unkhair dan RRI dalam Pagelaran Pasca Pemilu”. Berlangsung di Pelataran Gedung Dekanat Fakultas Hukum, Kampus II, Unkhair. Gambesi Kota Ternate, Rabu (28/8/2024).
Ketua Panitia PKKMB Fakultas Hukum, Rusli Jalil, SH., MH, mengatakan diberikan kepercayaan untuk mengelola PKKMB di Fakultas Hukum, maka panitia mengundang beberapa narasumber dari praktisi untuk memberi sambutan dan menjadi pembicara, yakni LPP RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin, dan Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara,
Nirwan MT. Ali.
“Tujuan mereka di undang ini, sekaligus disiarkan langsung oleh RRI agar masyarakat di desa, pelosok kampung, bisa mengikuti kegiatan PKKMB di Fakultas Hukum,” ujarnya.
Kata Uci, sapaan akrab Rusli Jalil, SH., MH, pelaksanaan pengenalan kampus, mahasiswa kerap mengalami kekerasan, dan intimidasi. Kali ini berbeda, PKKMB Fakultas Hukum memboboti dengan berbagai materi, agar orang tua yang menitipkan anaknya kuliah di Unkhair juga tidak was-was.

“Seluruh narasumber yang di undang yakni, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unkhair, Nirwan MT. Ali, untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa baru terkait bagaimana menjadi orang sukses. Sedangkan pemateri dari Kepala RRI Ternate dihadirkan sekaligus melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS),” ujarnya.
Mengingat Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Unkhair, terakreditasi unggul, sehingga dapat menunjang Indikator Kinerja Utama (IKU).
“Peminat pendaftaran di Fakultas Hukum Unkhair, tahun ini mengalami peningkatan, karena kurang lebih 28 provinsi di seluruh Indonesia FH Unkhair sangat tinggi berdasarkan data dari Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) berjumlah 396 peserta,” sebut Uci.
Dosen Hukum Tata Negara ini, berharap agar menjadi mahasiswa yang dapat mengubah cara berpikir, bermoral, berkarakter, serta mahasiswa inovatif setelah mendapatkan motivasi dari beberapa pembicara.
Sementara, Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate, Agus Rusmin Nuryadin, mengatakan, apa yang dilaksanakan ini memang bagian penting bagi RRI dan Unkhair, sesuai dengan misi yaitu memberikan edukasi dan mencerdaskan masyarakat terkait program LPP RRI sejalan dengan program pemerintah.
LPP RRI Ternate dan Fakultas Hukum Unkhair resmi menjalin kerja sama program tematik. Program prioritas tersebut terdapat 5 program tematik, yakni Stunting, UMKM, Inflasi, Investasi dan Kemiskinan.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi, dan akan mengawal pilkada, salah satunya tadi dialog interaktif yang sudah dilaksanakan, khususnya bagi peserta PKKMB, khususnya maahsiswa hukum agar bisa menerapkan ilmunya kepada masyarakat,” jelasnya.
Kesempatan yang sama, Wakil Dekan I, Bidang Akademik Fakultas Hukum Unkhair, Dr. Sultan Alwan, SH., MH, dalam paparannya menjelaskan sesuai tema yang di angkat, mahasiswa baru merupakan pemilih pemula yang belum terkontaminasi dengan politik pragmatis.
“Jadi sudah berada di Perguruan Tinggi, maka integritas harus di utamakan, salah satunya integritas untuk menjaga hak pilih dengan mencegah pelanggaran-pelanggaran pemilu melalui kolaborasi dengan penyelenggara pemilu dalam bentuk laporan misalnya,” ungkapnya.
Kata Wadek, pemilih pemula juga sebenarnya di lihat dari kecenderungan dari beberapa pengalaman, seperti Swing Voters dalam demokrasi Indonesia, masih ngambang, dan sangat dipengaruhi oleh sosial media (Sosmed).
“Meski biasanya trend pemilu di warnai dengan politik uang, lalu ada beberapa pelanggaran yang terjadi, tetapi saya kira peran penting mahasiswa karena pemilih pemula sekarang presentasi 35-40 persen,” jelasnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan PKKMB, yakni Dekan Fakultas Hukum Unkhair, Jamal Hi. Arsyad, SH., MH, Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan Faisal, SH., MH, Wakil Dekan III Bidang Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Bambang Daud, SH., MH, dosen, dan tenaga kependidikan (Tendik) di lingkup Fakultas Hukum.
Diketahui, PKKMB digelar pada lima Fakultas di Lingkup Unkhair, terdiri dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Budaya, serta Fakultas Kedokteran. (Kehumasan)*


