UNKHAIR–Ketua P2KM Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun (Unkhair), Ternate Dr. Kadri Daud, ST., MT tinjau mahasiswa Kubermas Unkhair di lokasi peristiwa banjir bandang Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, Minggu, (25/08/2024).
Pengecekan lokasi banjir bandang Kelurahan Rua, dengan tujuan memastikan beberapa mahasiswa Kubermas Unkhair di Kelurahan Rua.
Hal ini sesuai dengan data yang dihimpun, ada 11 orang korban banjir bandang Kelurahan Rua, salah satu korban berasal dari Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate.
Dengan demikian, sekitar pukul 11.30 Wit, Ketua P2KM LPPM Unkhair Ternate Dr. Kadri Daud, ST., MT mengevakuasi beberapa mahasiswa Kubermas Unkhair di beberapa kelurahan, diantaranya Kekuraha Rua, dan Kelurahan Dorpedu, untuk di kembalikan ke rumah atau tempat tinggal masing-masing.
“Tadi sekitar jam 11.30 Wit, sudah dilakukan penarikan satu lokasi di Kelurahan Rua, kurang lebih sekitar 19 orang yang masih di lokasi peristiwa, sementara semua mahasiswa Kubermas di kelurahan Rua sebanyak 30 orang, cuman 11 orang sudah awal minta izin untuk kembali ke rumah,” ucap Ketua P2KM.
Untuk Kelurahan Dorpedu, kata Dr. Kadri, juga sudah di eksekusi malalui jalur barat kota Ternate, sebanyak 30 mahasiswa Kubermas.
“Jadi DPL bersama P2KM berada di lokasi, saat eksekusi mahasiswa Kubermas, dan alhamdulillah mahasiswa kubermas di Kelurahan Rua, dan Dorpedu lengkap, tidak mengalami hambatan apa-apa, dan dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Menurutnya, eksekusi tersebut sudah merupakan bagian dari penarikan kubermas, yang sebelumnya di rencanakan penarikan pada tanggal 30 Agustus tahun 2024.
Lebih lanjut, kata Dr. Kadri, bahwa untuk mahasiswa Kubermas di Kelurahan lain di kota Ternate, sementara koordinasi, akan tetapi pihaknya meminta agar mahasiswa jangan dulu balik di lokasi kubermas.
“Kalau mereka (mahasiswa) yang sudah di lokasi itu, sebentar cuaca sudah membaik, maka kemungkinan besar kami akan melakukan eksekusi untuk penarikan, itu khusus zona Ternate,” katanya.
Untuk zona luar Ternate, lanjut Ketua P2KM, sesuai dengan informasi dari BMKG curah hujan tinggi, olehnya itu di himbau kepada mahasiswa tidak perlu beraktifitas di zona-zona rawan, dan zona-zona rawan banjir.
“Insya allah tanggal 29 Agustus 2024 itu, panitia dan DPL akan melakukan penarikan dan tanggal 30 Agustus 2024 itu semua sudah berada di Kota Ternate,” tutupnya.
Diketahui, evakuasi mahasiswa kubermas tesebut akibat jalan penghubung Rua arah Kastela sempat terputus. (Kehumasan)*

