Unkhair Tuan Rumah Rakor Nasional Forum Pimpinan Pascasarjana

UNKHAIR–Universitas Khairun (Unkhair), Ternate menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Forum Pimpinan Pascasarjana (Forpimpas) Se-Nasional 27-28 Mei 2024. Forpimpas Wilayah Barat, Wilayah Tengah, dan Wilayah Timur menghadirkan sebanyak 20 Perguruan Tinggi (PT) yag rencana digelar di Ball Room Hotel Bela, Ternate.

Kegiatan ini juga sekaligus berbarengan dengan International Conference Khairun University (IConKU) Pascasarjana, yang mengusung tema “The Infironment, Social, Food And Culture In The Archipelagic Regions”. Menghadirkan keynote speaker Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof. Dr. rer.Nat Abdul Haris, dan Kepala Pusat Riset Sains data dan Informasi dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Dr. Esa Prakasa, ST., M. MT.

Ketua Panitia FORPIMPAS dan IconKU, Dr. Chairullah Amin, SE., M. Si, mengatakan untuk plenary sesi dari Chiang Mai University, University Australia, Badan Sains dan Teknologi Jepang. Selanjutnya, Regent Officer of Central Halmahera, University of Technology, Taiwan.

“Juga dari Unkhair sendiri Faculty of Economics and Management, The National University of Malaysia (UKM) Malaysia,” ujarnya.

Menurutnya, forum ini bertujuan menghimpun seluruh pimpinan pascasarjana dalam wadah silaturahmi, untuk menggagas kerja sama Tri Dharma yang di fokuskan pada peningkatan mutu mahasiswa pascasarjana secara nasional.

“FORPIMPAS juga membahas pascasarjana pada level kualitas sains, yang lebih kepada kemampuan manajerial, dan secara khusus bagaimana masalah-masalah pendidikan tinggi, serta keberadaan pascasarjana menjadi salah satu sumber pendapatan dari perguruan tinggi, “ ucapnya.

Lebih lanjut, FORPIMPAS  di harapkan melahirkan berbagai rekomendasi solusi, di antaranya mengenai home base dosen pascasarjana, pasalnya kadang multi disiplin, sehingga jelas keberadaannya.

Rekomendasi lain, tambahnya termasuk perubahan kurikulum mengenai penambahan jumlah SKS, untuk pascasarjana. Sebab, penambahan tersebut mengalami peningkatan, termasuk karena tidak mengalami penambahan mata kuliah, sehingga apakah penambahan bentuk model kegiatan lain.

FORPIMPAS, kali ini juga membahas mengenai penyeragaman publikasi untuk mahasiswa pascasarjana, apakah journal index scopus atau sinta. Baginya, setiap kampus berbeda-beda, sehingga adanya forum yang diinisiasi Pascasarjana Unkhair, diharapkan tuntas membahas format penyeragamannya.

Dosen Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), juga berharap, Forum Pascasarjana, selain melakukan kajian secara internal, juga dapat mempromosikan Kota Ternate, Kota Tidore secara nasional, dan Unkhair bisa berpartisipasi pada kegiatan nasional, juga memberi warna kebijakan di daerah. (Tim Humas)***