Rektor Lepas 8 Kafilah MTQMN XVII di Malang

UNKHAIR-Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum, Rektor Universitas Khairun (Unkhair), Ternate gelar pelepasan 8 Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke XVII di Universitas Brawijaya Malang, tahun 2023, bertempat di Aula Babullah, Kampus II, Gambesi Kota Ternate Selatan, Sabtu, (28/10/2023).

Warek III, Abdul Kadir Kamaluddin, SP, M.Si (Dok. Humas)

Wakil Rektor III, Bidang Kerja Sama, Kemahasiswaan dan Alumni, Abdul Kadir Kamaluddin, SP, M.Si, dalam laporannya, menyampaikan bahwa kegiatan MTQMN ke XVII di Universitas Brawijaya Malang, berlangsung selama tanggal 4-9 November, 2023, mendatang.

Sejak awal kontingen ini terus berlatih bersama Alm. Ustadz Taha Kotu, dan Ustadzah Marnun, agar dapat memberikan performa yang terbaik dalam ajang nasional. Dari 11 jenis lomba, Unkhair akan mengikuti 4 jenis lomba terdiri dari 8 peserta dari kategori tim dan individu, yang di dampingi Abu Rahmat Ibrahim, S.TP, dan Yurna Nasir, SE. Semoga seluruh kontingen berhasil membawa prestasi, dan membanggakan almamater Unkhair.

Pemilihan peserta kafilah MTQMN Unkhair, dilakukan dengan melihat latar belakang, dan pengalaman yang berkemampuan di bidang masing-masing perlombaan. Sedangkan kontingen Kafilah Unkhair, jumlah delapan (8) orang mahasiswa, serta jenis perlombaan yang di ikuti.

Peserta Kafilah Syarhil Qur’an Group Unkhair (Dok. Humas)

Jenis Musabaqah yang diikuti antara lain ;

  1. Hifdzil Qur’an 10 Juz, Siti Rhodiah Usman (Fakultas Teknik)
  2. Tilawatil Qur’an, Sri Naziah Syamsu (Fakultas Teknik)
  3. Tartilil Qur’an Putra, Maesa Akni (Fakultas Ekonomi, dan Bisnis)
  4. Tartilil Qur’an Putri, Fani Ajid (Fakultas Ekonomi, dan Bisnis)
  5. Khotlilil Qur’an, Mujahid F. Adam (Fakultas Teknik)
  6. Syarhil Qur’an (Group);

-Nurdelly Lutfi (Fakultas Hukum)

-Wahyuti Gajali (Fakultas Pertanian)

-Wiyana Faradika (Fakultas Hukum)

Peserta yang mengikuti lomba kali ini, yakni lomba Hifdzil Qur’an 10 jus, sebelumnya peserta ini disiapkan mengikuti Hidfzil Qur’an 20 jus hanya saja diminta sendiri. Selain itu, 30 jus umur melebihi 2 tahun dari ketentuan 23 tahun,  sehingga batal di kirim, Syahril Qur’an grup baru pertama mengikuti lomba secara nasional.

Lebih lanjut, dikatakannya Syahril Qur’an sebenarnya 3 judul/tema yang diberikan kepada mahasiswa, dan harus di hafal secara keseluruhan, alhamdulillah di hafal dari ke tiga tema itu, saat tampil tema mana di tentukan dewan juri, peserta 10 jus, peserta Tilawatil Qur’an, kaligrafi, dan peserta Tartilil Qur’an di pilih melalui seleksi ketat.

Rektor Unkhair, Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum, di temui menyampaikan rasa syukurnya, Unkhair kembali mengirim mahasiswa mengikuti ivent nasional MTQMN ke Universitas Brawijaya di Malang. Beberapa tahun terakhir, Unkhair terus dorong semua kegiatan kemahasiswaan di kancah nasional.

Foto Bersama Para Kafilah MTQMN (Dok. Humas)

“Salah satu hal penting dari perlombaan ini, Unkhair menjawab kesan dari persepsi lainnya, sekaligus menepis dengan mengikutsertakan mahasiswa pada kegiatan yang bersifat relegiusitas di level nasional. Selain itu, Unkhair komitmen dorong mahasiswa berprestasi di bidang keagamaan,”pungkasnya

Kegiatan keagamaan ini, Unkhair walau belum mengikuti semua Cabang lomba MTQMN ke XVII di Malang, setidaknya Unkhair telah berupaya dengan kerja keras mengirimkan beberapa kafilah terbaiknya. “Terpenting dari MTQMN  adalah menumbuhkan kesadaran mahasiswa Unkhair, juga mahasiswa memiliki kemampuan yang bisa di andalkan, “ beber Rektor.

Rektor, juga berpesan, sekaligus mengapresiasi para peserta dengan memberi uang saku pribadinya sebanyak 10 juta ke kontingen sebagai suport, agar peserta dapat menimbulkan kepercayaan diri. Katanya pemberian ini sebagai bentuk menghargai para kafilah, serta tak ada kaitannya harus juara, “saya ingin anda berjuang untuk kebaikan diri, Unkhair, terutama membanggakan ke dua orang tua,” harapnya.

Terpisah, salah satu peserta Tartilil Qur’an Putra, Maesa Aqni, di temui, mengatakan sering mengikuti training/pelatihan berdasarkan jenis mata lomba. Pelatihan tersebut di siapkan dalam rangka penyamaan persepsi tentang juknis lomba, Ia dan rekan-rekan peserta sudah siap bersaing di ajang MTQMN yang diselenggarakkan di Universitas Brawijaya, Malang.

Para Kafilah Foto Bersama Rektor (Dok. Humas)

“Alhamdulillah sejak awal melalui seleksi yang ketat dengan mengikuti lomba tingkat fakultas, univesitas, selanjutnya para juara di latih, dan persiapan selama 2 bulan untuk MTQMN,” ujarnya. Sembari berharap dukungan dan do’a dari keluarga civitas akademika Unkhair, semoga sesuai target maksimal sehingga membagakan kampus di kancah nasional. (Tim Humas)***