Unkhair. Rektor Universitas Khairun, Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum, mendampingi Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman, letakkan batu pertama pembangunan Gedung Perpustakaan dan Tempat Parkir Fakultas Hukum Unkhair, Kamis, 20/7/2023.
Peletakan batu pertama, Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Tempat Parkir Fakultas Hukum Unkhair, yang diketahui dikerjakan oleh CV. Difans Mandiri, dengan nilai kontrak Rp. 1.350.644.000.00, itu dihadiri Rektor Unkhair, Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum, Wakil Rektor (Warek) III, Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Abdul Kadir Kamaluddin, Dekan Fakultas Hukum Unkhair, Jamal Hi Arsad, jajaran Dekan dalam lingkungan Unkhair dan Dosen Fakultas Hukum Unkhair. Sementara dari unsur Pemerintah Kota (Pemkot), Ternate, dihadiri Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, Kepala Dinas PUPR, Rus’an M. Nur Taib.
Rektor Unkhair, Dr. Ridha Ajam, M.Hum, dalam sambutannya mengaku, kerjasama Pemerintah Kota Ternate dengan Universitas Khairun sejak lama, banyak hal dilakukan demi membantu medorong Sumber Daya Manusia (SDM) pada perguruan tinggi, dan salah satu konkritnya pemberian bantuan saat ini Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Tempat Parkir di Fakultas Hukum Unkhair.
“Melalui jajaran Fakultas Hukum, respon cepat dilakukan Pemerintah Kota Ternate, merealisasikan pembangunan gedung perpustakaan, dan parkiran pada Fakultas Hukum,”bebernya.
Di sisi lain, Fakultas Hukum yang diberi bantuan bagian dari Simbol Literasi, lanjut Rektor, kehadiran adanya pembangunann Gedung Perpustakaan di Fakultas Hukum, benar-benar dimanfaatkan untuk menambah khasanah pengetahuan, dan di manfaatkan secara baik. “Perpustakaan itu, bukan gedungnya, tapi Literasinya, karena Fakultas Hukum belakangan mulai banyak menjuarai berbagai debat konstitusi di level nasional, bahkan yang terakhir juara dua. Maka perlu disuport dan diapresisasi kepada mahasiswa dan para dosen pada Fakultas Hukum Unkhair,”jelasnya.
Atas nama civitas akademika, khususnya Fakultas Hukum Unkhair menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate, yang sudah memberi bantuan ke Unkhair, berupa pembangunan Gedung Perpustakaan dan Tempat Parkir Fakultas Hukum, semoga Perpustakaan, ini kelak menjadi amal jariah.
Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman, mengatakan mengapa Pemerintah Kota ikut membantu pembangunan di Kampus yang salah satunya adalah Unkhair. Hal ini disebabkan karena pemerintah juga punya kepentingan yang sama dengan Unkhair yakni mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Ternate. Akibatnya, lanjut Tauhid, diketahui bersama, Kota Ternate tidak memiliki dukungan Sumber Daya Alam (SDA) di bidang pertambangan, sebagaimana di miliki n Kabupaten di Provinsi Maluku Utara.
“Kota Ternate, hanya miliki kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk mewujudkan itu, maka perlu dukungan dari pengembangan SDM, dan salah satunya ikut membantu pembangunan Gedung Perpustakaan di Universitas Khairun Ternate”, jelasnya.
Tauhid, melanjutkan yang terpenting untuk saat ini, Pemkot dan Unkhair perlu membangun relasi bersama. Dengan demikian, apapun yang dirintis Unkhair, Pemerintah siap bahu membahu ikut membantu, baik dalam bentuk kegiatan nasional, maupun kegiatan internasional.
Tauhid diakhir sambutannya, menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga ke Unkhair yang sudah mengundangnya, sebagai Wali Kota untuk melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Tempat Parkir pada Fakultas Hukum.
Dekan Fakultas Hukum Unkhair, Jamal Hi. Arsad, mengungkapkan saat ini, jumlah mahasiswa pada Fakultas Hukum, sebanyak 1.500 mahasiswa, ditambah berdasarkan keputusan mahasiswa baru pada Fakultas Hukum sebanyak 400 mahasiswa, dengan demikian totalnya hampir 2 ribu mahasiswa.
Jamal, juga menambahkan, dalam rangka mendukung indikator akreditasi BLU harus didukung dengan fasilitas. Sementara itu, untuk kelas belajar hanya ada 14 ruangan, dosen 58 orang, gelar doktor 20 orang. Melalui pemberian bantuan ini, berkat Rektor Unkhair yang tak kenal lelah membuka ruang komunikasi dengan semua pihak, termasuk Pemerintah di Kota Ternate.
Adanya pembangunan gedung, ini lanjut Jamal otomatis akan bertambah dua ruangan kelas. Sebab, menurutnya ruangan di lantai dua, akan dilakukan penambahan kegiatan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Dapur Jurnal (DJ). “Jika pembangunan selesai di bangun, tahun depan akan menambah kuota sebanyak 500 orang mahasiswa baru di Fakultas Hukum,” tutupnya. (humas) Penulis : Polo / Foto: Humas


