Unkhair Gelar Kongres Ke III Forum Dekan Teknik Indonesia

Unkhair. Fakultas Teknik Universitas Khairun ditunjuk sebagai tuan rumah Kongres ke III Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI). Tema yang diusung pada pada kongres III ini adalah “Peran Pendidikan Tinggi Teknik dalam Mengawal Pembangunan Ibu Kota Negara”.

Kongres FDTI yang digelar di Hotel Sahid Bela International Ternate (Sabtu, 6 Oktober 2021) menghadirkan 100 peserta yang merupakan dekan Fakultas Teknik dari seluruh Indonesia baik PTN maupun PTS mulai dari Aceh sampai dengan Papua.

Kongres FDTI ini dihadiri langsung Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng, Rektor Unkhair Dr. M Ridha Ajam, M.Hum, serta mantan Rektor Unkhair Prof. Dr. Husen Alting, SH, MH.

Kegiatan ini diawali dengan laporan ketua panitia yang diwakili oleh mantan Dekan Fakultas Teknik Unkhair sekaligus mantan Sekertaris FDTI Ir. Ahmad Seng, MT mengatakan terima kasih kepada Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof. Ir. Nizam yang telah bersedia menghadiri secara langsung pada acara pembukaan kongres FDTI di Ternate. Ir. Ahmad Seng diakhir sambutannya mengatakan semoga kongres FDTI ini dapat memberikan solusi sekaligus mengawal pembangunan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan.

Rektor Universitas Khairun Dr.M.Ridha Ajam,M.Hum dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng yang telah hadir di Ternate pada acara pembukaan kongres ke III Forum Dekan Teknik Indonesia. M.Ridha Ajam mengaku kegiatan kongres tahun ini merupakan kegiatan dengan peserta terbanyak. “Kami sangat bangga dan sangat menghargai kehadiran seluruh peserta yang telah bersedia hadir dalam kongres tersebut,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu juga Rektor Universitas Khairun Dr. M.Ridha Ajam,M.Hum berharap semua keputusan yang diambil nantinya baik untuk dunia pendidikan tinggi pada umumnya dan terutama Teknik khususnya, sehingga pembangunan di Indonesia sesuai tema yang diusung ini jadi perhatian kita kepada pembangunan ibu kota baru di Kalimantan. Ini penting karena kita berharap kualitas infrastruktur kita itu akan ditunjang sepenuhnya oleh Dekan Fakultas Teknik seluruh Indonesia yang memiliki ilmu yang terkait dengan itu,” ucap Ridha dalam sambutannya.

Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng dalam sambutannya menyampaikan kongres ke-III yang melibatkan seluruh dekan universitas di Indonesia ini dilatarbelakangi dengan semangat kekeluargaan.

Prof. Nizam mengatakan, berdasarkan tema kongres FDTI kali ini maka dapat diketahui bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi pembangunan yang terakselerasi. Tujuan dari pembangunan  adalah mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Saat ini, Indonesia berada pada pusat ekonomi dunia di Asia. Maka sangat penting bagi FDTI untuk memastikan forum ini kepada para dekan Teknik dan engineering yang merupakan tulang punggung dalam pembangunan negara.

Prof. Nizam menjelaskan bahwa engineering  sangat terkait dengan sektor ril, sektor pembangunan yang material, dari infrastruktur, industri, perkembangan teknologi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, untuk itu semua kuncinya ada pada engineering. Karena itu kekompakan Dekan Teknik untuk mengawal pengembangan pendidikan di Fakultas Teknik ke depan.

Prof. Nizam berharap adanya kolaborasi antara Fakultas Teknik di Indonesia. Jika seluruh Fakultas Teknik berkontribusi dengan inovasi kerja, maka dampaknya bagi pengembangan ibu kota negara bakal sangat luar biasa sekali,” ucap Prof. Nizam.

Dalam kongres ke-III FDTI tersebut, Universitas Khairun juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan beberapa universitas untuk peningkatan pendidikan kampus ke depannya. Universitas-universitas tersebut di antaranya Universitas Malikussaleh, Universitas Balikpapan dan Universitas Tadulako. (Humas)

Galeri Foto