UNKHAIR, Perayaan Dies Natalis ke-17 Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun (FEB-Unkhair) dikemas dengan cara berbeda melalui Accounting Week Fest (AWF) Humanity yang digelar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri, Kelurahan Sasa, Kota Ternate.
Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Dies Natalis ke-17 Prodi Akuntansi, sebagai wujud kepedulian sosial melalui ruang berbagi, belajar, dan membangun kebersamaan bersama anak-anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-17 Prodi Akuntansi sebagai wujud kepedulian sosial, dengan menghadirkan ruang untuk berbagi, belajar, serta mempererat kebersamaan bersama anak-anak berkebutuhan khusus.
Bertajuk “Accounting in Harmony: Growth and Celebration for Humanity”, kegiatan ini menunjukkan bahwa dunia akuntansi tidak hanya identik dengan angka dan laporan keuangan, tapi juga memiliki peran dalam menanamkan nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui AWF Humanity, mahasiswa menghadirkan berbagai rangkaian edukatif dan interaktif yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat semangat inklusivitas.
Agenda ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai pentingnya menghargai perbedaan, membangun komunikasi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Rangkaian diawali dengan pembagian peserta ke dalam empat kelompok. Konsep itu dirancang untuk membangun kerja sama, mempererat kebersamaan, serta mendorong interaksi antara mahasiswa dan siswa selama berlangsung.
Suasana makin semarak, saat mahasiswa dan siswa SLB berbagai aktivitas edukatif dan permainan, mulai dari lomba balon naga, bola estafet, bernyanyi, menari, hingga sesi belajar bersama. Interaksi yang terbangun menciptakan suasana hangat dan penuh antusiasme.
Menariknya, panitia tidak menerapkan sistem juara dalam setiap perlombaan. Seluruh anak-anak memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi atas semangat, keberanian, dan partisipasi yang telah ditunjukkan selama kegiatan berlangsung.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himapro) Akuntansi, Grizky Akbar, Selasa (26/5/2026), mengatakan semangat Dies Natalis ingin menghadirkan makna yang lebih luas melalui pendekatan kemanusiaan.
“Akuntansi bukan hanya bicara soal keuangan. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa juga harus hadir, peduli, dan belajar langsung dari masyarakat, termasuk dari adik-adik di SLB,” ujarnya.
Menurut Grizky, kunjungan ke SLB memberi pengalaman sekaligus pelajaran penting tentang kesabaran, ketulusan, serta penghargaan terhadap perbedaan kemampuan yang dimiliki setiap individu.
Tidak hanya bermain dan belajar bersama, mahasiswa juga memperoleh pengalaman belajar bahasa isyarat langsung dari para siswa. Momen itu menjadi pengalaman berharga yang memperkuat pemahaman tentang komunikasi inklusif dan pentingnya saling menghormati.
Kepala Sekolah SLB Negeri Sasa, Gafar Nurdin, S.Pd.I., M.Si, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun mahasiswa Unkhair melalui AWF Humanity.
Ia berharap agenda serupa tidak berhenti pada satu momentum, tapi dapat terus dilanjutkan dan melibatkan berbagai prodi di Unkhair pada kesempatan lainnya.
Gafar menambahkan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tapi juga memiliki peran membangun hubungan antar manusia serta memperkuat nilai sosial di tengah masyarakat.*
Rilis: Panitia
Editor: Polo
Foto: Istimewa

