Rektor Unkhair Lepas Enam Mahasiswa FKIK, Jalankan Program Mahasiswa Berdampak di Tapanuli Selatan

UNKHAIR, Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM melepas Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) guna menjalankan Program Mahasiswa Berdampak 2026 di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Pelepasan berlangsung di Ruang Senat Universitas, Lt. III, Kampus II, Unkhair Ternate Senin (2/3/2026), itu menjalankan misi kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat pascabencana di Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Program bertajuk ‘Integrasi Pendampingan Psikososial, Sanitasi Eco-Enzim, dan Seni Daur Ulang Limbah Pascabanjir,” ini menjadi model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan berbasis edukasi kesehatan dan lingkungan.

Rektor Unkhair Prof. Abdullah, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Tri Dharma itu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi tidak boleh menjadi menara gading, tetapi harus menjadi menara cahaya yang menerangi dan memberi solusi atas persoalan masyarakat,” tuturnya.

Prof. Abdullah, menyebutkan Program Mahasiswa Berdampak merupakan wujud komitmen Unkhair agar proses pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa diminta mengimplementasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat terdampak bencana.

“Tapanuli Selatan bukan hanya lokasi kegiatan, tetapi ruang belajar untuk membuktikan kapasitas keilmuan yang saudara miliki. Terapkan ilmu itu dan hadirkan solusi nyata,” jelasnya.

Rektor juga berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik universitas, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat, serta menjaga kesehatan selama menjalankan tugas di wilayah barat Indonesia tersebut.

“Dari ujung timur ke ujung barat Indonesia tentu ada perbedaan waktu dan kondisi. Jaga kesehatan, dokumentasikan seluruh proses kegiatan dari awal hingga akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik,” pesan Rektor.

Rektor menambahkan, seluruh mahasiswa akan didampingi dosen pembimbing selama pelaksanaan program, sehingga setiap kendala di lapangan dapat dikoordinasikan dengan baik.

Adapun mahasiswa yang tergabung dalam Tim PKM Tapsel 2026, terdiri dari Siti Nurhasanah, Khoiryah Miagori Siregar, Eljumita J. Abuhar, Amelia Abdul Kadir, Fadrin La Songo, dan Fidya Allizha.

Sementara tim dosen pendamping antara lain Apt. Amran Nur, S.Farm., M.Kes (Ketua), apt. Sandrawati, S.Si., M.Si., Abdul Hamid, S.Psi., M.Psi., Psikolog, serta apt. Aditya Sindu Sakti, S.Farm., M.Si.*
____________________________________
Laporan: Fai |Editor: Polo |Foto: Fai