Entry Meeting Audit Laporan Keuangan, Unkhair Target Pertahankan Opini WTP

UNKHAIR, Universitas Khairun (Unkhair) menargetkan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam audit laporan keuangan tahun anggaran berjalan.

Komitmen ini ditegaskan dalam entry meeting bersama Kantor Akuntan Publik (KAP), yang digelar di Ruang Senat Universitas, Lt. 3 Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair Ternate, Senin (23/2/2026).

Audit ini dihadiri langsung oleh Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Hasan Hamid, M.Si, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Jamal H. Arsad, SH., MH, Ketua SPI Dr. Irfan Zamzam, SE., M.Sc., Ak., CA., CFA, serta para dekan dan pimpinan unit fakultas di lingkungan Unkhair.
Sementara dari pihak KAP, hadir Ketua Tim Audit Muhammad Sodik Maulana beserta anggota tim M. Adiantto dan Dani Putra.

Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim auditor dan menegaskan komitmen pimpinan baru untuk membangun tata kelola keuangan yang akuntabel.

“Pertemuan ini sangat strategis bagi kami, terutama karena kepemimpinan baru telah dilantik dan struktur organisasi mengalami penyegaran. Ada wajah lama dan baru, sehingga penting bagi kami berkomitmen ke depan, terutama terkait anggaran program dan kegiatan,” ujar Prof. Abdullah.

Prof. Abdullah mengajak seluruh pimpinan unit bersikap kooperatif dan profesional selama proses audit, serta terbuka dalam memberikan data dan dokumen yang dibutuhkan auditor.

“Jika ada kekurangan administrasi dokumen, sampaikan secara terbuka. Audit ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memperbaiki hal-hal yang belum sempurna,” katanya.

Rektor juga mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi, mulai dari dokumen RKA, kontrak, SPJ, formulir kegiatan, hingga bukti pendukung lainnya agar tertata secara sistematis dan mudah ditelusuri.

Prof. Abdullah menekankan agar pimpinan unit tidak membebani Satuan Pengawas Internal (SPI) dengan keterlambatan dokumen.

“Ke depan, segala sesuatu harus sudah disiapkan sejak awal. Semua anggaran yang dikeluarkan harus ada pertanggungjawabannya,” tegasnya.

Prof. Abdullah berharap audit menjadi proses pembelajaran institusional sekaligus memperkuat peran SPI sebagai mitra strategis, bukan pihak yang ditakuti. Ia menargetkan Unkhair dapat mempertahankan opini WTP.

Ketua SPI Unkhair, Dr. Irfan Zamzam, SE., M.Sc., Ak., menjelaskan sejumlah tindak lanjut yang telah dilakukan, termasuk terkait PPh 21 yang masih menunggu optimalisasi sistem di kantor pajak, serta persiapan dana untuk pembayaran.

Selain itu, menurutnya SPI tengah menyelesaikan temuan terkait aset, termasuk kelengkapan dokumen hibah dan proses sertifikasi aset.

“Tahun ini kami sudah masuk pada proses sertifikasi dan penyelesaian kepemilikan aset,” ujarnya.

Proses pemeriksaan dipusatkan di Aula Babullah dengan sistem satu pintu untuk menghindari tumpang tindih permintaan data.

“Kami berharap selama satu minggu ke depan seluruh unit kooperatif sehingga kita tetap dapat mempertahankan opini WTP,” ujar Dr. Irfan.

Sementara, Ketua Tim KAP, Muhammad Sodik Maulana, menjelaskan audit tahun ini mencakup beberapa fokus pemeriksaan sesuai arahan BPK RI, antara lain kas dan setara kas, PNBP, UKT, penerimaan beasiswa KIP Kuliah, beban gaji pegawai termasuk tunjangan dan sertifikasi dosen, serta aset tetap dan pemanfaatan BMN.

Ia menyebutkan, pemeriksaan bersifat historis atas penyajian laporan keuangan. Dokumentasi seluruh kegiatan yang mencerminkan laporan keuangan akan menjadi objek pemeriksaan, termasuk pengadaan barang dan jasa yang diambil secara sampel.

Tim KAP menargetkan penyampaian resume awal hasil pemeriksaan kepada BPK pada akhir Februari. Proses audit dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, dengan kemungkinan perpanjangan hingga Senin apabila diperlukan karena adanya tambahan prosedur dari BPK.

“Kami mohon dukungan dan kerja sama Bapak-Ibu dalam penyediaan data dan dokumen pendukung,” pinta Sodik.*

_________________________________________
Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa