Prodi Farmasi Unkhair Revitalisasi Kurikulum OBE, Siapkan Lulusan Siap Bersaing di Era Society 5.0

UNKHAIR, Program Studi (Prodi) Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun (FKIK-Unkhair) melaksanakan workshop dan peninjauan kembali Visi dan Misi serta Revitalisasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE), di Aula Babullah, Kampus II Unkhair, Ternate, Senin (15/12/2025).

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Hasan Hamid, M.Si, mewakili Rektor Unkhair. Workshop menghadirkan Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Prof. Dr. Elly Wahyudin, DEA, Apt.

Wakil Rektor I, Dr. Hasan Hamid, menyampaikan, revitalisasi kurikulum menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu lulusan Prodi Farmasi, agar mampu bersaing di dunia kerja, sejalan dengan transformasi pendidikan tinggi di era Society 5.0.

“Revitalisasi kurikulum ini penting, tidak hanya untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan industri, tapi juga sebagai bagian dari persiapan akreditasi dan reakreditasi ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, kurikulum Farmasi Unkhair harus menyesuaikan dengan kebijakan nasional, asosiasi profesi, serta regulasi terbaru, termasuk Permendikti Saintek, Indikator Kinerja Utama (IKU), dan capaian Outcome Based Education.

Selain penguatan akademik, Dr. Hasan Hamid juga menyoroti pentingnya pengembangan soft skills abad ke-21, seperti critical thinking, kreativitas, kolaborasi, dan kepemimpinan agar lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Sementara itu, Prof. Elly Wahyudin, mendorong Prodi Farmasi Unkhair, segera menyiapkan langkah strategis, mulai dari reakreditasi Prodi Sarjana Farmasi, pelatihan preseptor, hingga pembukaan Program Studi Profesi Apoteker.

“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Dengan sumber daya dan dukungan stakeholder yang ada, Unkhair sangat berpeluang membuka Prodi Apoteker dan memperkuat jejaring nasional,” tuturnya Prof. Elly.

Kata Prof. Elly, agar kurikulum Farmasi dirancang terintegrasi antara Sarjana dan Profesi, serta menekankan pentingnya lulusan yang memiliki kemampuan problem solving, kerja sama, dan adaptasi, selain penguasaan ilmu pengetahuan.

“Diharapkan menjadi pijakan penting dalam penguatan visi dan misi, serta pengembangan Prodi Farmasi FKIK Unkhair, mendatang.

Workshop ini dihadiri Kepala Biro, Dekan, Wakil Dekan, Koordinator Prodi Farmasi FKIK, stakeholder kesehatan, alumni, serta mahasiswa.*

______________________________
Penulis: Polo |Foto: Fai