Last Child Hipnotis Ribuan Penonton di Malam Puncak Dies Natalis ke-10 FKIK Unkhair

UNKHAIR, Ribuan alumni dan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun (Unkhair) memadati kawasan Benteng Oranje, Kota Ternate, Minggu (14/12/2025) malam.

Mereka larut dalam kemeriahan FKIK Music Concert yang menjadi puncak Expo dan perayaan Dies Natalis ke-10 FKIK Unkhair, dengan menghadirkan band ibu kota Last Child sebagai bintang utama.

Sejak sore hingga malam hari, area Benteng Oranje dipenuhi lautan penonton dari berbagai angkatan. Tak hanya mahasiswa aktif, ribuan alumni FKIK Unkhair yang kini tersebar di berbagai daerah, bahkan telah berprofesi sebagai dokter, turut hadir dan kembali berkumpul dalam suasana penuh nostalgia.

Last Child tampil pamungkas dan sukses menghipnotis penonton hingga pukul 22.59 WIT. Deretan lagu bernuansa melankolis yang sarat emosi membuat suasana konser semakin hangat dan menyentuh.

Salah satu momen paling emosional terjadi saat Virgoun membawakan lagu Diary Depresiku. Lagu tersebut seolah mengembalikan memori perjalanan para alumni FKIK Unkhair sejak masa kuliah hingga kini berkiprah di berbagai daerah. Pertemuan sesama alumni di tengah konser menambah kehangatan dan keakraban, membuat suasana semakin berkesan.

Sejumlah lagu andalan Last Child seperti Pedih, Sekuat Hatimu, Diary Depresiku, Lagu Terakhir Untukmu, Lagu Patah Hati, Duka, Seluruh Nafas Ini, Saat Saat Itu, Bernafas Tanpamu, hingga Tak Pernah Ternilai dinyanyikan bersama ribuan penonton yang memadati area konser.

Sebelum Last Child tampil, panggung FKIK Music Concert lebih dulu dimeriahkan oleh band lokal Perspective dan The Rut’s, yang sukses memanaskan suasana dan menarik antusiasme penonton sejak awal acara.

Ketua Panitia Dies Natalis FKIK Unkhair, dr. Wahyunita Do Toka, M.Biomed, mengatakan konser musik yang menghadirkan artis ibu kota merupakan konsep baru dalam perayaan satu dekade FKIK Unkhair. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di sela-sela acara.

“Ini menjadi event yang belum pernah dibuat di Unkhair. Selama ini Dies Natalis identik dengan kegiatan ilmiah dan pengabdian masyarakat. Menghadirkan artis ibu kota menjadi terobosan di usia 10 tahun FKIK,” ujarnya.

Ia menambahkan, konser ini menjadi bentuk apresiasi bagi mahasiswa dan alumni, sekaligus hiburan bagi masyarakat Kota Ternate.

“FKIK ingin memberi bonus hiburan, bukan hanya untuk civitas akademika, tetapi juga masyarakat umum,” kata dr. Wahyunita, yang juga menjabat sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan Dokter FKIK Unkhair.

Antusiasme masyarakat pun terlihat dari penjualan tiket yang mencapai 1.500 lembar, dan terjual habis. Panitia mematok harga tiket umum Rp35 ribu, tiket lite Rp50 ribu, serta tiket on the spot yang dibatasi hanya 200 lembar.

Konser Last Child menjadi penutup seluruh rangkaian Expo dan Dies Natalis ke-10 FKIK Unkhair 2025.*

_________________________________________
Penulis: Polo |Foto: Chessa dan Fai