UNKHAIR, Mahasiswi Universitas Khairun (Unkhair), Siti Nur Halija Jasri, mencuri perhatian setelah berhasil meraih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Dies Natalis ke-10 UKM Center for Constitution and Debate Studies (CFDS) Fakultas Hukum.
Pengumuman pemenang disampaikan usai rangkaian malam puncak di Ballroom Royal’s Resto and Function Hall, Kota Ternate, Selasa (9/12/2025), bersamaan dengan penutupan Final Kompetisi Debat Hukum CFDS Competition ke-III Tahun 2025.
Pada pengumuman resmi tersebut, panitia menetapkan Siti Nur Halija Jasri sebagai pemenang utama, disusul Kadir Ikram dan Nurlaela Sarif dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, yang meraih Juara 2 dan 3. .
Sementara itu, pada arena Debat Hukum, Tim Bagir Manan dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, keluar sebagai Juara 1 setelah mengalahkan Tim Mahfud MD dari IAIN Ternate pada babak final yang berlangsung sengit. Tim Artidjo Alkostar dari IAIN Ternate menempati posisi ketiga, sementara Siti Khadijah Muksin dinobatkan sebagai Best Speaker.
Sebelumnya, malam puncak ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Hasan Hamid, M.Si, dan turut dihadiri pimpinan fakultas, pembina UKM Debat CFDS, serta para demisioner.
Dekan Fakultas Hukum Unkhair, Jamal H. Arsyad, S.H., M.H, saat di konfirmasi, Rabu (10/12/2025), menyampaikan, apresiasi tinggi terhadap capaian para peserta, khususnya mahasiswa Unkhair yang sukses meraih prestasi pada karya tulis ilmiah.
Kata Jamal, rangkaian Dies Natalis ke-10 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat CFDS,
tahun ini menjadi salah satu yang paling spektakuler.
“Kemampuan intelektual mahasiswa kita tidak bisa dipandang sebelah mata. Kita berada di wilayah timur, tapi kualitas akademik dan dinamika debat kita tidak kalah dengan kampus-kampus besar di tingkat nasional,” ujarnya.
Jamal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan IKA-FH dan UKM Debat CFDS yang dinilainya konsisten mengembangkan tradisi ilmiah di Fakultas Hukum.
“Intinya, dukungan dan komitmen CFDS ikut membangun budaya intelektual, memperkuat tradisi debat hukum, dan mendorong mahasiswa untuk terus menghasilkan karya ilmiah bermutu bagi perkembangan ilmu hukum di Indonesia,” tuturnya.*
_________________________________________
Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa

