UNKHAIR, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu akademik melalui penyelenggaraan Essay Competition: Economic Development Competition (EDC) 2025.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (5/12/2025) di Aula FEB Unkhair, itu diinisiasi oleh Program Studi Ekonomi Pembangunan dan dibuka Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Hasan Hamid, M.Si, mewakili Rektor Universitas Khairun.
Dalam sambutannya secara virtual, Dr. Hasan menyampaikan, Essay Competition merupakan wujud nyata upaya peningkatan kualitas akademik mahasiswa.
Kompetisi ini, kata dia, membuka ruang bagi mahasiswa untuk berpikir kritis, mengolah gagasan, serta menghasilkan tulisan ilmiah yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika pembangunan.
“Penulisan artikel ilmiah bukan hanya bagian dari proses akademik, tetapi juga fondasi pembentukan karakter intelektual mahasiswa. Di sini mereka belajar merumuskan masalah, menganalisis isu, menyusun argumen berbasis data, hingga menawarkan solusi inovatif,” ujarnya.
Dr. Hasan juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Prodi Ekonomi Pembangunan FEB atas konsistensi menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan daya saing kampus.
“Atas nama Universitas Khairun, saya mengapresiasi langkah FEB dan Prodi Ekonomi Pembangunan yang terus mendorong atmosfer akademik unggul dan berkontribusi bagi pembangunan daerah hingga level global,” tambahnya.
Dekan FEB Unkhair, Mushsin N. Bailussy, SE., M.Si, mengatakan Essay Competition 2025 menjadi bukti komitmen fakultas dalam membangun ekosistem akademik yang progresif dan kompetitif.
Ia menyebut peserta tahun ini berasal dari berbagai provinsi, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, hingga Maluku Utara.
Menurutnya, antusiasme peserta dari berbagai daerah menegaskan bahwa EDC tidak sekadar kompetisi, tapi ruang bertukar gagasan dan membangun jejaring akademik tingkat nasional.
Kesempatan yang sama, Koordinator Prodi Ekonomi Pembangunan, Said Mala, SE., M.Si, menyampaikan bahwa EDC 2025 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga sejak program ini digulirkan.
Ia menilai tema “Sustainable Economic Development in Archipelagic Regions” sangat relevan dengan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan, khususnya Maluku Utara.
“Ini bukan sekadar menentukan pemenang. Ini ruang pembelajaran, pengasahan kemampuan, dan pembentukan karakter akademik yang visioner,” timpal Said.
Said berharap, pemikiran strategis yang lahir dari kompetisi ini dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah kepulauan.
Ketua Panitia EDC 2025, Yetty, SE., M.E., melaporkan bahwa pendaftaran dibuka sejak 10 November dengan total 45 peserta dari 30 kampus terbaik di Indonesia.
Ia menjelaskan, setelah melalui seleksi ketat hingga 27 November, delapan finalis resmi diumumkan dan mempresentasikan essay mereka pada 5 Desember di Gedung FEB Unkhair.
Diketahui, daftar Pemenang Essay Competition 2025:
- Juara I
Zenial Istigfarin & Adisti Candraningtyas, Institut Teknologi Bandung. - Juara II
Muhammad Nourman, Universitas Muhammadiyah Surakarta - Juara III
Carolyn Marchelina, Universitas Negeri Yogyakarta - Juara IV
Nurul Sabrina Dewi S. Sandry & Vadina Saputri, Universitas Khairun - Juara V
Muhammad Qia Arfansyah, Institut Teknologi Sumatera - Juara VI
Musyaffa Addin, Universitas Darussalam Gontor - Juara VII
Naila Latisha Putri, Universitas Indonesia - Juara VIII
Putu Restu Hardita, Universitas Pendidikan Ganesha.*
_______________________________________
Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa

