UNKHAIR, Peringati Dies Natalis ke-10, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat Fakultas Hukum Universitas Khairun (FH-Unkhair), resmi membuka Center for Constitution and Debate Studies (CFDS) Competition ke-III 2025, ajang debat hukum antar perguruan tinggi se-Maluku Utara.
Kompetisi berlangsung selama empat hari, yakni 5–7 Desember untuk babak penyisihan dan semifinal, serta Final pada 9 Desember yang dipusatkan di Ballroom Royal. Pimpinan Fakultas Hukum dan perwakilan Universitas Khairun dijadwalkan hadir pada malam final.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FH Unkhair, Dr. Amriyanto, SH., MH, mengatakan CFDS Competition III 2025 merupakan ajang penting bagi mahasiswa hukum untuk mengasah kemampuan membaca isu-isu hukum terbaru.
“Debat ini memang diselenggarakan UKM Debat dan bertepatan dengan Dies Natalis ke-10. Pesertanya tidak hanya dari Unkhair, tapi juga mahasiswa fakultas hukum dari berbagai kampus di Maluku Utara,” ujar Dr. Amriyanto.
“Harapannya lewat perlombaan seperti ini, mahasiswa semakin memahami isu-isu hukum kekinian. Tema yang diangkat pun semuanya terkait problem hukum yang sedang berkembang,” harapnya.
Menurut Dr. Amriyanto, panggung debat ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang pembinaan untuk memperkuat kapasitas intelektual mahasiswa hukum se-Maluku Utara.
Pembina UKM Debat FH Unkhair, Sri Indriyani Umra, SH., MH, menyebut CFDS Competition merupakan program unggulan tahunan UKM Debat Konstitusi yang menjadi wadah pembelajaran mahasiswa di bidang hukum dan perdebatan.
“Kegiatan ini dibuka untuk seluruh perguruan tinggi di Maluku Utara. Tahun ini antusiasnya sangat tinggi, peserta datang dari IAIN Ternate, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, termasuk beberapa kampus lainnya,” jelasnya.
Kata Sri Indriyani, ajang ini sekaligus mempromosikan FH Unkhair sebagai fakultas hukum unggul di Maluku Utara, serta memperkuat silaturahmi antar perguruan tinggi.
Ketua Panitia CFDS Competition III 2025, Nurhaliza Abubakar, menegaskan seluruh juri berasal dari pihak eksternal.
“Sesuai sistem, juri tidak boleh dari Unkhair agar penilaian tetap objektif, akuntabel, dan transparan,” Sambung Nurhaliza.
Selain piagam, menurutnya para pemenang akan menerima pengharagaan dari UKM Debat FH Unkhair sebagai penyelenggara resmi kegiatan.
Diketahui, tahun ini, CFDS Competition terdiri dari Debat Hukum, Karya Tulis Ilmiah (KTI), dan Clash of Jurist (COJ).*
_________________________________________
Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa

