Unkhair Gelar Konferensi Internasional FANRes Hadirkan Peneliti Dari Delapan Negara

Unkhair.ac.id. Sebanyak dua ratus peserta mengiikuti pembukaan kegiatan Konferensi Internasional  FANRes (Food, Agriculture  Natural and  Resources) di Royal Resto Ternate Selasa, 17 September 2019. International Conference ini dilaksanakan mulai tanggal, 17 sampai dengan 19 September 2019.

Universitas Khairun melalui Fakultas Pertanian di daulat sebagai tuan rumah FANRes ke lima, ini merupakan kegiatan tahunan berkumpulnya para peneliti dunia, dalam acara pembukaan tersebut Rektor Universitas Khairun Prof. Dr. Husen Alting, SH. MH mengucapkan selamat datang kepada para peneliti, beliau memperkenalkan beberapa penelitia asing yang sempat hadir dalam kesempatan ini, Husen Alting berharap dalam seminar internasional ini dapat menambah jalinan kerjasama dalam rangka pengembangan ilmu dan pengetahuan  antara Universitas Khairun dengan berbagai Universitas baik dalam maupun luar negeri.

Kegiatan yang bertajuk Sustainable Development of Natural Resources Potency on  Archipelagic-Based Toward  the Food Sovereignty. merupakan  bagian dari peringatan 5 Tahun  FANRes yaitu organisasi kerja sama internasional terkait Food, Agriculture  Natural and  Resources, selain peserta dalam negeri kegiatan ini juga diikuti oleh peserta dari delapan negara.

Peserta FANRes berasal dari beberapa perguruan tinggi didalam dan luar negeri, dari luar negeri sendiri dihadiri oleh delapan negara yang terlibat dalam penelitian bersama, kegiatan ini menghadirkan pembicara dari beberapa Universitas ternama diantaranya adalah Prof. Patricia Rayas-Duarte (Oklahoma State University-USA),  Dr. Pavalee Chompoorat (Maejo University Thailand), Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc (Nanotechnology and Graphene Research Center, Universitas Padjadjaran-Indonesia, Prof. Shinjiro Ogita (Prefectural University of Hiroshima-Jepang),  Prof. Tae Wan Kim (Hankyong National University Korea), Dr. Juwaidah Sharifuddin (University Putra Malaysia), Ir. Lily Ishak, M.Si, M.NatRes, PhD. (Khairun University of Ternate-Indonesia), Prof. Dr. Yuli Witono, S.TP., M.P. (President of FANRes, University of Jember-Indonesia), Dr. Ramisah Binti Mohd Shah  ( University Malysia Terengganu), dan Prof Ainon Hamzah (University Kebangsaan Malaysia).

Ketua panitia seminar internasional FANRes Universitas Khairun, Dr. Suryati Tjokrodiningrat, SP.M.Si mengatakan kegiatan ini akan menambah kerjasama dibidang pengabdian masyarakat, selain itu juga akan muncul kolaborasi riset antar peneliti diberbagai Universitas dalam dan luar negeri, seminar ini juga akan menentukan kelanjutan kegiatan di tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Swiss-Jerman University di Tanggerang Jakarta, lanjut Suryati, dampak bagi Universitas Khairun sendiri yakni dikenalnya para peneliti kami dan terjalin komonikasi dengan peneliti yang lain, setiap artikel untuk pembuatan Jurnal termasuk editor dan review hasil penelitian sekaligus publikasinya tidak berbayar, semua ini untuk mengangkat kredibilitas Jurnal Internal Universitas Khairun. Selain mempermudah dalam penerbitan artikel ilmiah, hal lain adalah untuk membantu meningkatkan akreditasi institusi sendiri, kegiatan ini juga berdampak ke daerah, dengan banyak peserta dari dalam dan luar negeri dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Ternate dan Tidore, para peneliti juga dapat melihat jenis jenis rempah yang ada di Ternate dan Tidore.

Prof. Dr. Yuli Witono, S.TP., M.P. (President of FANRes, University of Jember-Indonesia), ketika ditemui humas mengatakan dengan kegiatan seminar ini dapat mengukuhkan jurnal internasional diberbagai negara, selama ini jurnal jurnal internasional lahir dari berbagai negara maju, melalui FANRes ini yang telah memiliki jaringan yang kuat dan dari hasil hasil penelitian para anggota FANRes ini kita dapat mempublikasikan artikel penelitian ke jurnal internasional, dengan adanya kegiatan yang melibatkan berbagai negara ini diharapkan para anggota tidak kesulitan untuk mempublikasikan artikel ilmiahnya di jurnal internasional. Prof. Dr. Yuli Witono berharap dari kegiatan ini akan lahir ide ide brilian dan bagaimana kita membangun konsulidasi para pakar peneliti dibidangnya masing masing. Dengan FANRes ini dapat menjadi ruma besar para peneliti untuk membangun jaringan penelitian demi kemajuan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan bagi kemanusiaan. *Humas

 

 

 

Please follow and like us:
error20

Comments

comments