Tim Peneliti Unkhair Bikin Hand Sanitizer Dari Bahan Baku Captikus Hasil Sitaan Polda Malut

Unkhair.ac.id. Ribuan kantong miras jenis captikus hasil sitaan Kepolisian Daerah Maluku Utara diserahkan ke Universitas Khairun, miras captikus ini akan dijadikan alkohol murni untuk keperluan kesehatan dan pembuatan hand sanitizer membantu pencegahan penyebaran covid-19, sebelumnya sekitar beberapa hari lalu, Rektor Universitas Khairun Prof.Dr.Husen Alting,SH.MH mendengar bahwa sulitnya memperoleh alkohol untuk pembuatan produk penyanitasi tangan oleh tim peneliti Unkhair, hal ini membuat Rektor berinisiatif menyurat ke POLDA Malut untuk mendapatkan bahan jenis cap tikus hasil sitaan, bagaikan gayung bersambut, surat Rektorpun direspon cepat oleh pihak POLDA Malut.

Selama dua hari berturut turut POLDA Malut mengirimkan bahan pembuatan alkohol yaitu cap tikus, dihari pertama sebanyak 907 kantong dan pada hari kedua yakni selasa, 14 April 2020 Pihak POLDA mengirimkan kembali  3,750 kantong plastik ukuran satu liter. Semua captikus ini ditampung di Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis LPPM Universitas Khairun. Disini para peneliti laboratorium dasar Unkhair akan membuat alkohol dengan kadar 90% dan selanjutnya dengan alkohol ini akan dibuatkan hand sanitizer atau juga alkohol murni untuk keperluan kesehatan.

AKP Royberman dari Sabhara Polda Malut menjelaskan semua penyerahan barang bukti hasil penyitaan dilakukan dengan menggunakan berita acara penyerahan kepada pihak Universitas Khairun, penyerahan captikus ini adalah bentuk kerjasama POLDA Malut dengan pihak Universitas Khairun dalam rangka penyediaan bahan baku pembuatan hand sanitizer untuk keperluan penanganan pendemi covid-19 oleh pihak kesehatan, captikus ini diperoleh dari kegiatan rutin dari pihak Kepolisian dalam melakukan operasi pengamanan di wilayah hukum Provinsi Maluku Utara.

Ketua Pusat Inovasi dan Inubator Bisnis LPPM Unkhair, Dr.Mulyadi menjelaskan setelah menerima bahan baku ini, maka pihaknya dalam sehari akan memproduksi sekitar 50 liter alkohol, dengan bahan sebanyak ini kemungkinan dalam seminggu kami akan menyelesaikan ribuan kantog plastik isi captikus ini menjadi alkohol untuk kebutuhan pembuatan hand sanitizer atau alcohol murni, pembuatan hand sanitizer sendiri disesuaikan dengan standar dari WHO dan BPOM.  lanjut Mulyadi, akan ada penyerahan hasil kerja kami kepada pihak POLDA Malut sebagai bukti kinerja kami dalam membuat alkohol dan sanitizer, kami juga telah membicarakan bagaimana membuat lebel produk ini, logo dalam lebel produk ini akan digunakan logo bersama baik pihak POLDA dan pihak Unkhair, nantinya dalam lebel akan ditulis produk hand sanitizer dan alcohol ini tidak diperjual belikan oleh siapapun, penyerahan selanjutnya kami rencanakan diberikan kepada dinas kesehatan dalam hal ini Rumah Sakit dan Puskesmas yang ada di wilayah kota Ternate. (Humas)

Please follow and like us:
error20

Comments

comments