Satgas PPKS Lounching Buku Pedoman dan Buku Saku

UNKHAIR-Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Khairun (Unkhair), Ternate menggelar Launching Peraturan Rektor, mengenai PPKS, Buku Pedoman dan Buku Saku. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pendatanganan Pakta Integritas dari 8 Pimpinan Fakultas di lingkup Unkhair.

Sambutan Rektor Dr. M. Ridha Ajam, M. Hum di Acara Lounching Peraturan Rektor, Buku Pedoman dan Buku Saku (Dok. Humas)

Launcing tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 Tentang PPKS, berlangsung di Aulla Nuku, Lantai. IV, Gedung Rektorat, Kampus II Gembasi, Ternate Selatan, Kamis, (25/01/2024)

Rektor Universitas Khairun Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum, mengatakan adanya Permendikbudristek ini, Unkhair mulai melakukan sosialisasi, sekaligus membentuk panitia, selanjutnya dapat merekrut kepengurusan Satgas.

Menurutnya, keberadaan, maupun perjalanan Satgas PKKS, sebagian dari sisi keanggotaannya fakum, dan lainnya sedang melanjutkan studi, sehingga kepengurusan Satgas PPKS kembali dilakukan perekrutmen yang baru.

Lebih lanjut, dikatakannya kinerja Satgas PPKS, yang terbentuk tak mestinya mencari-cari masalah, lantas kenapa Satgas bekerja kesannya, kalau ada laporan. Satgas, harusnya bekerja tanpa memandang status, baik dosen maupun tenaga kependidikan.

Penandatanganan Pakta Integritas Oleh Dekan Fakultas Kedokteran dr. Liasari Armaijn, M. Kes (Dok. Humas)

Selama ini, terkesan setiap melakukan pelaporan sepihak, dosen dan mahasiswa, tapi semua komponen, antar dosen dengan pegawai, sesama pegawai atau sesama mahasiswa, dan mahasiswa dengan pihak lain.

Rektor menegaskan, mengenai semua masalah, akan memperioritaskan hak-hak sebagai korban. Prinsipnya, siapa pun korbannya, harus di beri perlindungan utama sebagaimana Permendikbudristek.

“Jika ada yang merasa korban, harus melakukan pelaporan sendiri, bukan asal berbicara ke yang lain, pasalnya dari laporan tersebut, Satgas bisa mengambil tindakan,” ujarnya.

Satgas PPKS, agar menambah informasi, maka disarankan kepada Satgas, dapat melakukan video, sosialisasi dalam bentuk media banner, maupun sosialisasi dalam bentuk lainnya, sehingga melalui kegiatan ini Satgas PPKS Unkhair, melakukan sosialisasi yang dirangkaikan dengan Pakta Integritas, bagian dari komitmen dan sosialisasi melibatkan semua komponen kampus.

“Hari ini, melibatkan semua, tak sekedar pimpinan semata, tapi di level Fakultas, bahkan dapat melibatkan otoritas mahasiswa, yang tergabung di Badan Esekutif Mahasiswa (BEM), dan juga UKM,” pungkasnya.

Penandatanganan Berasama Pakta Integritas oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Muhsin N Bailussy, SE., M.Si (Dok. Humas)

Ada pun konsekuensinya berdasarkan Permendikbudristek ini, rektor atau pimpinan Universitas, tidak melakukan tindakan apabila ada laporan, maka konsekuensinya; 1, Teguran Kepada Rektor, 2. Dikurangi anggarannya, 3. Hak-hak yang lain ditiadakan, 4 Pemecatan terhadap Rektor, dan 5, Menurunkan Akreditasi Universitas

Selain itu, Rektor menambahkan penandatangannan ini, selanjutnya dapat dilakukan sosialisasi kepada BEM, dan Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) juga melakukan tandatangan pakta integritas, agar dapat mengetahui, dan saling menjaga sesamanya.

Turunan dari Permendikbudristek Nomor 17, mengatur tentang jam kerja dan mahasiswa berada di kampus. Sedangkan, Peraturan Menteri  teresebut, mengatur mengenai aktivitas interaksi mahasiswa, maupun mengatur jam mahasiswa selama berada dikampus.

Soal keseriusan dalam penegakan pihaknya meminta ke Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni, Abdul Kadir Kamaluddin, SP., M. Si, dan tim hukum, agar membuat Peraturan Rektor tentang Tata Tertib.

Rektor meminta mahasiswa selama berada di kampus, di luar jam kerja. Lalu bagaimana kegiatan mahasiswa di malam hari?. Rektor menjawab, kegiatan di bolehkan, asal sesuai prosedur.

Foto Bersama Acara Sosialisasi Satgas PPKS Gedung Aula Nuku (Dok. Humas)

Dosen yang melakukan perkuliahaan di malam hari, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka dosen tersebut harus bertanggung jawab. Sebab, kuliah mlam atas perintah dosenharus terekam. karena apa kalau ada kejadian dikampus yang harus terekam.

Oleh karena itu, Rektor menjelaskan momentum hari ini, Satgas PPKS dapat menyebarkan informasi ini kepada adik-adik mahasiswa, Dekan Fakultas, maupun unit lainnya, sehingga dapat memastikan untuk berusaha melakukan pencegahan, dan terus menjaga martabat masing-masing. (Humas) Penulis: Fai