Safitri, Anak Petani Jadi Wisudawati Terbaik Pertama

Unkhair.ac.id. Tahun 2016 Safitri mendaftar kuliah di Universitas Khairun, melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Ada dua program studi yang dipilih oleh Safitri yaitu program studi Biologi dan program studi PG. PAUD, Safitri juga mendaftar di Universitas Negeri Gorontalo namun Ayah Safitri tak mengijinkannya untuk kuliah diluar daerah dengan alasan terlalu jauh. Atas saran seorang guru disekolahnya, akhirnya Safitri lebih memilih untuk mendaftar PG PAUD di Universitas Khairun, beruntung saat diumumkan Safitri diterima di PG PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun.

Safitri sempat kecewa karena banyak orang disekitarnya mengatakan kuliah di PG PAUD itu kerjanya hanya menjaga anak orang dengan bernyanyi dan kadang harus membersihkan anak didiknya jika ada yang kotor. Dengan tantangan ini membuat Safitri semakin rajin belajar untuk menjadi yang terbaik.  Akhirnya pada wisuda periode I Maret 2020, Safitri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi PG PAUD Universitas Khairun terpilih menjadi wisudawan terbaik dengan predikat pujian.

Ibu Safitri telah meninggal dunia sejak dia berumur tiga tahun. Pada saat masuk kuliah seluruh biaya ditanggung oleh Ayahnya, sadar akan kondisi ekonomi orang tua yang bekerja sebagai petani dan memiliki 5 orang anak membuat Safitri mulai memikirkan mencari peluang beasiswa, beruntung mulai memasuki semester tiga Safitri mendapat kesempatan memperoleh beasiswa Bidikmisi. Kesempatan mendapat beasiswa ini membuat Safitri semakin rajin belajar, Safitri sadar jika nilainya turun maka pihak pengelolah beasiswa bidikmis akan menghentikan biaya beasiswanya.

Safitri lahir di Cemara Jaya pada tanggal 1 Agustus 1998. tidak menyangka menjadi wisudawati terbaik di Universitas Khairun, hal ini baru diketahuinya ketika dihubungi tim Humas Safitri mampu mempertahankan skripsi dengan judul “Analisis pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling bagi anak usia dini di PAUD Telkom Ternate” dihadapan para Dosen penguji,

Pada kesempatan diwawancarai oleh Humas, tak lupa Safitri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini pihak Universitas Khairun yang telah memberinya kesempatan mendapatkan beasiswa, berkat beasiswa bidikmisi inilah dia bisa meringankan beban orang tuanya yang hanya seorang petani.

Pada acara wisuda daring (Kamis, 6 Agustus 2020) Safitri diundang untuk menghadiri langsung saat prosesi wisuda digelar, namun hari yang bahagia ini Safitri tidak bisa ditemani oleh sang Ayah tercinta, hal ini sesuai dengan protocol kesehatan yang diberlakukan pihak kampus untuk acara yang digelar dimasa pandemic Covid-19. Dengan perolehan sebagai wisudawati terbaik pertama, Saat ditanyai oleh tim humas Safitri mengatakan gelar sarjana terbaik ini dipersembahkan kepada Ayah yang telah banyak berkorban untuknya dan saudara tercinta lainnya  “Terima Kasih Ayah” ucap Safitri  *Humas

Please follow and like us:
error20

Comments

comments