{"id":12375,"date":"2026-04-02T12:39:55","date_gmt":"2026-04-02T03:39:55","guid":{"rendered":"https:\/\/unkhair.ac.id\/?p=12375"},"modified":"2026-04-02T13:28:44","modified_gmt":"2026-04-02T04:28:44","slug":"gempa-m-76-guncang-ternate-beberapa-gedung-di-unkhair-alami-retak-ringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unkhair.ac.id\/?p=12375","title":{"rendered":"Gempa M 7,6 Guncang Ternate, Beberapa Gedung di Unkhair Alami Retak Ringan"},"content":{"rendered":"<p>UNKHAIR, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang berpusat di perairan Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2\/4\/2026) pagi, turut mengguncang wilayah Maluku Utara hingga Kota Ternate.<\/p>\n<p>Dampak gempa juga dirasakan di lingkungan Universitas Khairun (Unkhair). Sejumlah aktivitas perkuliahan sempat dihentikan sementara, bahkan beberapa fakultas memulangkan mahasiswa demi keselamatan.<\/p>\n<p>Data sementara mencatat kerusakan ringan hingga sedang pada sejumlah gedung Unkhair, berupa plafon runtuh dan retak tembok di beberapa fakultas. Kerusakan terpantau di FKIP, FEB, Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran, Fakultas Perikanan, Gedung SBSN, tangga, ruang dosen, dan gedung workshop Fakultas Teknik. Hingga kini, pendataan masih dilakukan oleh Bagian BMN Unkhair.<\/p>\n<p>Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan kewaspadaan kepada seluruh civitas akademika.<\/p>\n<p>Rektor meminta mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan kondisi lingkungan, baik di ruang kuliah, laboratorium, maupun area terbuka kampus.<\/p>\n<p>\u201cSeluruh civitas juga harus memahami jalur evakuasi, mengikuti arahan petugas saat kondisi darurat, serta tetap tenang dan mengutamakan keselamatan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, civitas akademika diminta aktif memantau informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.<\/p>\n<p>Rektor juga menekankan pentingnya menjaga keamanan fasilitas kampus serta segera melaporkan jika terdapat potensi risiko.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Pusat Studi Bencana Unkhair, Maulana Ibrahim, S.T., MT., Ph.D, menjelaskan secara umum konstruksi bangunan kampus masih tergolong aman karena telah mengikuti standar SNI untuk wilayah rawan gempa.<\/p>\n<p>Namun, ia mengingatkan potensi bahaya bisa berasal dari interior bangunan, seperti lemari, lampu gantung, maupun perabot yang tidak tertata dengan baik.<\/p>\n<p>\u201cYang perlu diantisipasi itu furnitur dan jalur evakuasi. Jangan sampai akses keluar terhalang meja atau kursi saat terjadi gempa, karena itu bisa memicu kepanikan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Maulana juga menekankan pentingnya edukasi kebencanaan kepada civitas akademika, termasuk memahami prosedur standar operasional (SOP) saat gempa, seperti tidak panik dan mengikuti informasi resmi.<\/p>\n<p>Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Maluku Utara, Hasan Ahmad, SE., M.Si, menyebut gempa ini memiliki kedalaman dangkal sekitar 18 kilometer sehingga guncangannya terasa kuat.<\/p>\n<p>Bahkan, sempat dikeluarkan peringatan dini potensi tsunami, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir untuk melakukan evakuasi mandiri ke daerah yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan dan pendataan dampak gempa, termasuk kerusakan bangunan dan fasilitas umum di berbagai wilayah terdampak.*<\/p>\n<p>___________________________<br \/>\n<strong>Penulis: Polo |Foto: Chessa<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UNKHAIR, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang berpusat di perairan Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2\/4\/2026) pagi, turut mengguncang wilayah Maluku Utara hingga Kota Ternate. Dampak&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":77308,"featured_media":12377,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1777,1779,804,1778],"tags":[],"class_list":["post-12375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gedung-di-unkhair-alami-retak-ringan","category-gempa-ternate","category-info-unkhair","category-mahasiswa-berlarian-keluar-ruangan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/77308"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12375"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12381,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12375\/revisions\/12381"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}