{"id":2,"date":"2017-02-17T13:58:30","date_gmt":"2017-02-17T13:58:30","guid":{"rendered":"http:\/\/unkhair.ac.id\/v3\/?page_id=2"},"modified":"2021-07-28T14:21:14","modified_gmt":"2021-07-28T05:21:14","slug":"tentang-unkhair","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/unkhair.ac.id\/?page_id=2","title":{"rendered":"Tentang Unkhair"},"content":{"rendered":"<p>[:id]Universitas Khairun (UNKHAIR) merupakan Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Maluku Utara,\u00a0yang didirikan pada 15 Agustus 1964 dan memperoleh pengakuan dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 100\/B\/SWT\/1965 tertanggal 15 Februari 1965 tentang status dan kedudukan Unkhair dan kemudian diubah statusnya menjadi Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 18 Tahun 2004 tertanggal 17 Maret 2004.<\/p>\n<p>Seiring dengan berjalannya waktu, UNKHAIR berperan aktif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Saat ini, UNKHAIR terus berbenah diri dan menjalin kerjasama dengan berbagai institusi baik di dalam maupun luar negeri dalam upaya mewujudkan visi dan misi yang diembannya. Perkembangan UNKHAIR dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan minat jalur masuk penerimaan mahasiswa baru, peningkatan program studi terakreditasi, dan peningkatan jumlah kerjasama institusi.<\/p>\n<p>Pengembangan UNKHAIR diarahkan menuju <em>research-based university <\/em>dari <em>teaching university <\/em>membutuhkan perubahan yang mendasar, termasuk perubahan budaya dan etos kerja. Hal ini tentu membutuhkan dukungan kepemimpinan yang kuat dan visioner untuk menciptakan organisasi yang sehat dan iklim kerja yang kondusif bagi pengembangan dan pelaksanaan kegiatan akademik. Disisi lain, tantangan yang paling besar adalah menumbuhkembangkan budaya meneliti di kalangan sivitas akademika sebagai dasar pelaksanaan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Penguatan budaya meneliti yang berkualitas di kalangan sivitas akademika memerlukan langkah-langkah yang sistematis, terencana, dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, UNKHAIR mulai sekarang akan mengintensifkan upaya-upaya memperbaiki dan meningkatkan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara terus-menerus di segala bidang kegiatan akademik.<\/p>\n<p>Dalam upaya mewujudkan visi dan misinya, UNKHAIR telah menyusun rencana strategis untuk pengembangan yang dituangkan dalam Dokumen Rencana Strategis Universitas Khairun tahun 2018-2022. Penyusunan Rencana Strategis 2018-2022 ini didasarkan pada evaluasi diri untuk menganalisis kondisi sekarang, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi dalam pengembangan tersebut. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut serta pengaruh lingkungan internal dan lingkungan eksternal terhadap upaya pencapaian visi, misi, dan tujuan Unkhair maka sejumlah isu utama yang terangkum dalam isu-isu strategis pendidikan tinggi nasional sebagai berikut: 1) Pemerataan dan Perluasan Akses Pendidikan; 2) Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing; 3) Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas dan Pencitraan Publik; dan 4) Penguatan Sumber Pendanaan.<\/p>\n<p>Arah kebijakan yang ditetapkan dalam Rencana Strategis UNKHAIR Tahun 2018-2022, dijabarkan lebih lanjut melalui Rencana Operasional yang berisi indikasi kegiatan yang akan dilakukan setiap tahun dalam kurun waktu 5 (lima) tahun jangka waktu perencanaan dengan tujuan mencapai perencanaan strategis yang telah dirumuskan. Kegiatan indikasi yang direncanakan dalam Rencana Operasional terdiri dari 2 (dua) kategori yakni rencana kegiatan sekali pakai dan rencana kegiatan yang berkelanjutan\/berulang dalam periode perencanaan yang dirumuskan berdasarkan sasaran yang ingin dicapai dalam Rencana Strategis UNKHAIR tahun 2018-2022.<\/p>\n<p>[embeddoc url=&#8221;https:\/\/unkhair.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/03.-RENSTRA-UNKHAIR-2018-2022-1.pdf&#8221; download=&#8221;all&#8221; viewer=&#8221;google&#8221;][:en]<span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"en\"><span title=\"Tiga Aspek Pendirian \">Three Aspects of Incorporation<\/span><\/span><\/p>\n<p><span title=\"Menurut Adnan Amal, ada empat kekuatan sehingga Unkhair dapat didirikan, yaitu: kesabaran, keikhlasan, kepercayaan dan ketulusan hati.\">According to Adnan Amal, there are four power so Unkhair can be established, namely: patience, sincerity, trust and sincerity. <\/span><span title=\"Pendirian tersebut bermula dari idealisme, bukan karena uang.\">The establishment stems from idealism, not because of money. <\/span><span title=\"Akhirnya, bermula dari ketulusan hati dan idealisme itulah Unkhair berdiri dan mendapatkan dukungan dari masyarakat.\">Finally, stems from sincerity and idealism that Unkhair stand and get support from the community. <\/span><span title=\"Pendirian Unkhair menurut Prof.\">Establishment Unkhair according to Prof. <\/span><span title=\"Dr.\">Dr. <\/span><span title=\"Gufran Ali Ibrahim, tidak hanya mendirikan, akan tetapi juga harus dibangkitkan dan dimajukan untuk hari ini dan akan datang. \">Gufran Ali Ibrahim, not only founded, but also have to be raised and brought forward to today and the future.<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Di awal-awal pendirian itu, Unkhair memang sempat tidak mendapatkan respon dari Provinsi Maluku, karena ada kekhawatiran Kabupaten Maluku Utara yang beribukota di Ternate akan berpisah dengan Provinsi Maluku yang beribukota di Ambon.\">At the beginning of the establishment, Unkhair really had no response of Maluku province, because there is concern that North Maluku district capital in Ternate will part with the capital of Maluku province in Ambon. <\/span><span title=\"Akan tetapi, empat kekuatan tadi, menurut Adnan Amal, menjadi penguat dan inspirasi untuk tetap berjuang walau dengan sumber daya yang terbatas mendirikan universitas dan percepatan terbentuknya Provinsi Maluku Utara.\">However, the four powers earlier, according to Adnan Amal, be a reinforcement and inspiration to keep fighting even with limited resources established universities and accelerate the formation of North Maluku province. <\/span><span title=\"Dalam konteks ini, maka ide pendirian Provinsi Maluku Utara telah lama digaungkan, namun baru terealisasi pada tahun 1999. \">In this context, the idea of \u200b\u200bestablishing a North Maluku province has long echoed, but it was only realized in 1999.<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Setidaknya, ada tiga aspek yang melatarbelakangi terbentuknya Unkhair. \">At least three aspects behind the formation of Unkhair.<\/span><\/p>\n<p><span title=\"1. Aspek Ekonomi \">1. Economic Aspects<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Untuk memberikan kesempatan kepada para lulusan SMA dan sederajat yang secara ekonomi tidak dapat melanjutkan pendidikan ke luar Kota Ternate, karena terbatasnya pendapatan orang tua.\">To provide an opportunity for senior high school graduates who are not economically able to continue their education outside of the city of Ternate, due to limited parental income. <\/span><span title=\"Menurut Said Ammarie, Kepala Dakomib (Dana Kopra Maluku-Irian Barat) Kabupaten Maluku Utara, tujuan berdirinya Unkhair adalah \u2015agar masyarakat yang memiliki pendapatan rendah (ekonomi lemah) yang berkeinginan besar untuk menyekolahkan anak-anaknya ke perguruan tinggi bisa terwujud.\">According to Said Ammarie, Head Dakomib (Maluku Kopra Dana-Irian Barat) North Maluku district, the goal is the establishment Unkhair -agar people who have low incomes (the weak economy) is a great desire to send their children to college can be realized. <\/span><span title=\"Hal ini diinginkan agar tidak terjadi pengangguran yang berawal dari masyarakat berpendapatan minim (ekonomi lemah).\">It is desirable to avoid unemployment that began with minimal income people (the weak economy). <\/span><span title=\"Karena salah satu faktor terjadinya penganguran adalah para orang tua yang memiliki pendapatan ekonomi, minim yang tidak bisa melanjutkan studi anaknya, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, karena harus keluar dari Maluku Utara.\u2016 \">Because one of the factors the unemployment is the parents who have the economic income, minimal which could not continue their studies, to continue their education to college, because they have to get out of Maluku Utara.\u2016<\/span><\/p>\n<p><span title=\"2. Aspek Politik \">2. Political Aspects<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Mendukung masyarakat dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memperjuangkan pembentukan Provinsi Maluku Utara.\">Support communities and local governments (LGs) to fight for the establishment of North Maluku province. <\/span><span title=\"Kebutuhan universitas dirasakan pada akhir tahun 1950-an ketika berbagai elemen masyarakat Maluku Utara tercetus ide untuk memekarkan diri dari Provinsi Maluku yang beribukota di Ambon.\">The perceived needs of the university in the late 1950s when the various elements of the community of North Maluku sparked an idea to split away from the capital of Maluku province in Ambon. <\/span><span title=\"\u2015Unkhair didirikan bukan semata-mata pendidikan, tapi politik untuk pendirian provinsi Maluku Utara,\u2016 kata Adnan Amal, sebagai dukungan terbentuknya provinsi. \">-Unkhair Established not merely education, but politics for the establishment of the province of North Maluku, \u2016 said Adnan Amal, as support for the establishment of the province.<\/span><\/p>\n<p><span title=\"3. Aspek Sumber daya Manusia (SDM) \">3. Aspects of Human Resources (HR)<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Menurut Adnan Amal, Unkhair terbentuk karena ingin mempersiapkan lulusan perguruan tinggi yang mampu mengelola pembangunan, dan pemerintahan dalam jumlah cukup dan kualitas yang memadai.\">According to Adnan Amal, Unkhair formed because want to prepare for college graduates who are able to manage the development and governance in sufficient quantities and of adequate quality. <\/span><span title=\"Untuk mempersiapkan terbentuknya provinsi, maka kader-kader (atau SDM) mumpuni diperlukan untuk itu.\">To prepare for the establishment of provinces, the cadres (or HR) required qualified for it. <\/span><span title=\"Dalam kondisi waktu itu yang cuma tamatan SMA, maka dibutuhkanlah pendirian universitas. \">In that time the conditions were just high school graduates, the university establishment dibutuhkanlah.<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Perihal Nama &quot;Khairun&quot; \">Subject Name &#8220;Khairun&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Menurut Adnan Amal, pada tahun 1963 ketika ide pendirian kampus direncanakan, muncul beberapa nama.\">According to Adnan Amal, in 1963 when the idea of \u200b\u200bestablishing a planned campus, appeared several names. <\/span><span title=\"Namun forum tersebut memilih nama Universitas Khairun yang diambil dari salah satu nama Sultan di Kesultanan Ternate.\">However, the forum chose the name Khairun University were taken from one of the names in the Sultanate of Sultan Ternate. <\/span><span title=\"Pemilihan nama Khairun yang merupakan usulan Adnan Amal itu, berdasarkan pada beberapa hal: (1) Khairun adalah sultan yang memiliki intelektualitas tinggi.\">Selection of the name Khairun Adnan Amal which is proposed, based on several things: (1) Khairun is a sultan who had a high intellect. <\/span><span title=\"Ia pernah belajar di Goa dan bisa berkomunikasi dalam bahasa Portugis dan Spanyol, (2) Khairun secara bahasa berarti \u2017baik\u2018 dalam Bahasa Arab.\">He had studied in Goa and could communicate in Portuguese and Spanish, (2) Khairun literally means \u2017baik &#8216;in Arabic. <\/span><span title=\"Ini menjadi inspirasi kebaikan bagi masyarakat dan universitas ke depannya.\">It was the inspiration for the good of the community and the university in the future. <\/span><span title=\"Pemilihan nama Universitas Khairun (tanpa kata \u2017sultan\u2018) memungkinkan karena di beberapa nama kampus juga ada yang menggunakan kata \u2017sultan\u2018, juga ada yang tidak, seperti Universitas Hasanuddin (tanpa kata \u2017sultan\u2018). \">Selection name Khairun University (without the word \u2017sultan &#8216;) allows for in some campus names also exist that use the word \u2017sultan&#8217;, also there are not, such as the University of Hasanuddin (without words \u2017sultan &#8216;).<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Periode Presidium (1964-1977) \">Presidium period (1964-1977)<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Pada periode ini, sebagai perguruan tinggi baru, Unkhair menjalin bermitra dengan Universitas Sam Ratulangi di Manado.\">In this period, as a new college, Unkhair established in partnership with the University of Sam Ratulangi in Manado. <\/span><span title=\"Selanjutnya ketika Unkhair masuk dalam wilayah kerja Kopertis wilayah IX di Ujung Pandang, maka mitra kerjanya pun berpindah ke Universitas Hasanuddin dan IKIP Ujung Pandang (kini: Universitas Negeri Makassar), dan ketika terbentuk Kopertis wilayah XII Maluku-Irian Jaya, Unkhair bermitra dengan Universitas Pattimura\">Furthermore, when Unkhair included in the working area Kopertis region IX in Ujung Pandang, then his partner was moved to the University of Hasanuddin and Teachers&#8217; Training College Ujung Pandang (now: Makassar State University), and when formed Kopertis region XII Maluku-Papua, Unkhair partnered with the University of Pattimura <\/span><span title=\"di Ambon.\">in Ambon. <\/span><span title=\"Kemitraan ini berguna bagi Unkhair dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran sesuai dengan kurikulum konsorsium nasional. \">This is useful for Unkhair partnerships in order to improve the quality of education and teaching curriculum in accordance with the national consortium.<\/span><\/p>\n<p><span title=\"Tahun 1964 adalah tahun bersejarah pendirian Unkhair.\">1964 was a historic year Unkhair establishment. <\/span><span title=\"Ketika diresmikan secara formal pada 15 Agustus 1964 di Stadion Ternate jam 10.00 WIT, Prof.\">When formally inaugurated on August 15, 1964 at 10:00 hours CET Ternate Stadium, Prof. <\/span><span title=\"Yasin Muhammad dari Universitas Sam Ratulangi menyampaikan orasi betapa pentingnya sebuah universitas di Maluku Utara sehingga ia dengan menumpang kapal Nosemo (Kapal Pelayaran Maluku-Sulawesi) menyempatkan hadir dalam peresmian tersebut.\">Yasin Muhammad from Sam Ratulangi University delivered speeches how important a university in North Maluku with the ship so he Nosemo (Ships Sailing Sulawesi-Maluku) took attended the ceremony. <\/span><span title=\"Satu hari telah peresmian itu, 16 Agustus 1964, proses perkuliahan secara formal pun dimulai.\">One day was the inauguration of the August 16, 1964, the lecture formally began.<\/span>[:]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[:id]Universitas Khairun (UNKHAIR) merupakan Perguruan Tinggi Negeri di Provinsi Maluku Utara,\u00a0yang didirikan pada 15 Agustus 1964 dan memperoleh pengakuan dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-2","page","type-page","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/2","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/2\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3703,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/2\/revisions\/3703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unkhair.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}