Halal Center Unkhair Siap Diakreditasi

Unkhair.ac.id. Lembaga pemeriksa produk halal atau Halal Center Universitas Khairun kemarin didatangi oleh tim verifikasi institusi/lembaga dari Kementerian Agama Republik Indonesia, (Kamis, 23 Mei 2019) kedatangan tim dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama Republik Indonesia ini bermaskud untuk melihat kesiapan Unkhair dalam membentuk Halal Centre serta lembaga pemeriksa halal yang ada dalam Halal Center Universitas Khairun. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal terbentuk berdasarkan Undang Undang nomor 33 Tahun 2014, yang dalam salah satu tugasnya yakni menerbitkan sertifikat halal untuk suatu produk. Tim ini melakukan visitasi mulai dikantor  Halal Centre yang berlokasi di lantai 1 Gedung Rektorat Universitas Khairun, selanjutnya tim melakukan kunjungan ke laboratorium tempat pengujian produk halal yang dimiliki Universitas Khairun.

Untuk diketahui bahwa lembaga Halal Centre ini bertugas untuk melakukan pemeriksaan atau pengujian suatu produk halal pada pelaku usaha, terutama unit usaha masyarakat di daerah provinsi Maluku Utara, untuk menjamin setiap produk halal yang dihasilkan oleh masyarakat akan dilakukan pengujian oleh Halal Centre di laboratorium yang dimiliki oleh Universitas Khairun, hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan sarana yang dimiliki oleh Universitas Khairun, sebelumnya laboratorium milik Universitas Khairun telah diakrediasi oleh Komisi Akrediasi Nasional (KAN) laboratorium penguji LP/1302/IDN, dengan demikian laboratorium milik Universitas Khairun ini telah layak untuk melakukan berbagai macam pengujian.

Dalam lembaga BPJPH ini akan ada auditor halal yang diangkat dan diberhentikan oleh Lembaga Pemeriksa Halal  (LPH). Calon auditor halal ini bisa dari kalangan swasta, pemerintah maupun dari BUMN, para calon auditor akan dilatih oleh BPJH di Pusat Pendidikan dan Pelatihan milik Kemenrerian Agama RI, setelah dilatih para calon auditor akan mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang Undang. Setelah para auditor halal disertifikasi maka LPH yang baru berdiri ini akan diakreditasi, selanjutnya LPH baru bisa melakukan tugasnya sesuai perintah dari BPJH Pusat.

Para pelaku usaha masyarakat bisa mengajukan permohonan sertifikasi halal ke BPJH Pusat dan setelah itu BPJPH akan menunjuk Lembaga Pemeriksa Halal dalam hal ini bisa saja Halal Center Universitas Khairun untuk memeriksa produk halal di pelaku usaha tersebut, hasil pemeriksaan nantinya disampaikan kepada BPJH pusat dan selanjutnya bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan sidang Fatwa, setelah penetapan Fatwa oleh MUI selanjutnya suatu produk yang akan disertifikasi baru bisa diterbitkan Sertifikat Halal.* Humas

Please follow and like us:
error20

Comments

comments