Dewi J. Jamalu, Wisudawati Bertubuh Kecil

Unkhair.ac.id. Bertubuh kecil dengan ukuran tinggi badan kurang lebih 117 cm tidak membuat Dewi J. Jamalu surut langkahnya untuk melanjutkan studi ke Pendidikan Tinggi, kampus yang dipilih adalah Universitas Khairun,  Wanita kelahiran Ternate, 21 Agustus 1996 ini mendaftar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen dengan konsentrasi ilmu management dan bisnis, Anak dari ayah Jafar Jamalu dan ibu Nurhayati Kaida ini memulai kuliahnya sekitar bulan September 2015, Dewi adalah anak perempuan kedua dari tiga saudara laki laki, Saat kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dewi bertemu dengan teman teman dari berbagai daerah, ditanya respon ketika teman Dewi pertama kali ketemu dia, semuanya kaget ada mahasiswi yang ukuran tubuhnya pendek atau disebut Dwarfisme.

Hari pertama kuliah Dewi sering diantar oleh ayahnya Jafar Jamalu, ayah Dewi sangat takut kalau Dewi harus naik angkutan umum, maka dengan profesi sebagai tukang ojek membuat Jafar Jamalu selalu mengantar dan menjemput Dewi seusai kuliah di sore hari, Dewi menceritakan jika ayahnya sangat khawatir jika nanti dia dikira anak kecil yang naik angkutan umum sendirian tampa pendamping orang tua. Setelah beberapa semester barulah Dewi pergi ke kampus berboncengan bersama teman seangkatannya, hal ini membuat ayah Dewi tidak terlalu risau memikirkan Dewi berangkat ke kampus.

Dikampus Dewi sering dipanggil oleh teman teman mahasiswa dengan sebutan “Anak Bungsu” dengan panggilan ini membuat Dewi menjadi istimewa di mata teman temannya, ketika proses belajar mengajar Dewi diharuskan duduk dibangku paling depan, jika ada antrian untuk melihat pengumuman atau menandatangai absensi ataupun antri pada suatu kegiatan maka Dewi selalu paling pertama dibandingkan teman teman lainnya, dengan perlakuan istimewa ini Dewi sangat berterima kasih kepada teman temannya atas perhatian dan dukungan mereka.

Saat kegiatan Kubermas (KKN) Dewi ditempatkan di Kelurahan Soa Kota Kecamatan Kota Ternate Tengah, kembali Dewi bertemu dengan teman teman dari berbagai Fakultas, kali ini teman teman Dewi memanggilnya dengan sebutan “Mahasiswi Imut” istilah ini populer di warga kelurahan Soa dan perangkat kelurahannya, Dewi dengan cekatan melaksanakan semua kegiatan baik kegiatan fisik maupun kegiatan non fisik lainnya, hal ini membuat teman temannya merasa termotivasi dengan keberadaan Dewi bersama dengan mereka, walaupun kecil tubuhnya namun ia selalu rajin melaksanakan tugas dilokasi Kubermas,

Selain sibuk dikampus Dewi juga memiliki usaha pembuatan kue yang dijual secara online, kue buatan Dewi jenis kue brownis, dengan ilmu Ekonomi yang dipelajari dewi terus mempromosikan kue brownisnya di media sosial dengan nama akun FB Dewi Djafar, diakun tersebut dia memasang nomor telepon yang bisa dihubungi untuk jasa pengantaran seputar kota Ternate.

Dewi memperoleh IPK 3.33 saat mendaftar untuk mengikuti wisuda tanggal, 21 September 2019 periode II Tahun 2019, Dewi mampu mempertahan Skripsinya dihadapan para penguji  dengan judul “ Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen di PT.JNE (studi kasus pada PT. JNE di Kota Ternate).

Ada yang berbeda saat Dewi mengambil pakaian (Toga) wisuda, untuk ukuran tubuh yang kecil membuat panitia harus mencari ukuran yang pas buat Dewi, akhirnya diputuskan Dewi harus ke tukang jahit untuk disesuaikan ukuran pakai toga Dewi, “ toga untuk wisuda saya harus kecilkan di tukang jahit di kota Ternate” untuk ukuran topi toga sendiri alhamdulillah ada yang pas sehingga tak perlu lagi mencari ditempat lain. Dihari wisuda ini (sabtu, 21 September 2019) Dewi menjadi pusat perhatian para tamu undangan maupun wisudawan wisudwati lainnya, banyak yang meminta Dewi untuk sekedar foto bersama, dengan penuh percaya diri Dewi menyapa satu persatu orang yang ingin berfoto dengannya. Memiliki tubuh yang tidak sempurna bukanlah suatu alasan untuk selalu putus asa, terkadang Tuhan punya tujuan tersendiri mengapa kita diberikan ketidak sempurnaan tersebut, untuk itu kita sebagai manusia harus selalu optimis, tegar dan sabar juga di barengi dengan kerja keras tentunya agar kita bisa menjadi sukses dan berhasil  * Humas

 

 

Please follow and like us:
error20

Comments

comments