Dari 731 Wisudawan, Jihan Safira Salampessy Jadi Wisudawati Terbaik Pertama

Unkhair. Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah cita cita semua anak, termotivasi dari keluarga yang berprofesi sebagai guru membuat Jihan Safira Salampessy berkeinginan menjadi seorang guru.

Dengan belajar yang tekun dan selalu berdoa disetiap sujudnya, Jihan Safira Salampessy lulus sebagai wisudawati terbaik pertama pada prosesi Wisuda Universitas Khairun Periode II Tahun Akademik 2023. (Sabtu, 09 September 2023).

Jihan sapaan akrab Jihan Safira Salampessy lulus dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Geografi. Jihan mampu menyelesaikan studinya dengan waktu 3 Tahun 10 Bulan dengan IPK, 3,92.

Pada ujian akhir, Jihan Safira Salampessy, wanita kelahiran, Ternate, 11 Januari 2002 mampu mempertahankan skripsinya dengan judul “ Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Pemukiman Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Ternate Tengah.” dihadapan para Dosen penguji.

Saat diwawancarai media humas Unkhair, Jihan menceritrakan bahwa pada umumnya mahasiswa di Fakultas Keguruan melakukan penelitian di Sekolah, Oleh karena penelitian yang dilakukan oleh Jihan terkait dengan kehidupan masyarakat, maka Jihan akhirnya melakukan penelitian langsung di lingkungan masyarakat.

“Ternate tengah adalah daerah yang sangat padat penduduknya, saling berhempitan antara rumah warga membuat daerah itu sangatlah rawan bencana kebakaran” tutur Jihan kepada media humas Unkhair.

Jihan akan memberikan hasil penelitiannya kepada Pemerintah Kecamatan Kota Ternate Tengah, agar dapat dijadikan rujukan dalam pencegahan rawannya kebakaran rumah warga.

Waktu melakukan penelitian, Hal yang tak bisa dilupakan Jihan adalah saat teman teman Jihan membantu mengumpulkan data penduduk dan jenis bangunan yang berada di Kecamatan Kota Ternate Tengah.

“Dalam satu kecamatan banyak kelurahan yang harus diamati dan diambil datanya, Alhamdulillah teman teman mau membantu dalam penelitian ini” tutur Jihan.

Ketika ditanya siapa yang membiayai kuliahnya, Jihan kembali menceritakan kembali saat ia mendaftar kuliah. Ketika mengetahui Jihan mendapat beasiswa KIP Kuliah, Sang Ibu, Mariyati Abd Latif yang seorang penjual makanan sangat senang dan penuh haru, biaya pendidikan yang ditanggung Ibu Jihan akhirnya terbantukan dengan beasiswa ini.

Air mata Mariyati Abd Latif tak terbendung melihat anaknya tersenyum gembira mendapatkan kabar baik dari pihak kampus. Mariyati yang berprofesi sebagai penjual makanan terus mengingatkan anaknya agar memanfaatkan beasiswa ini dengan belajar lebih tekun dan fokus pada tugas tugas kuliah.

Diakhir perbincangan bersama media humas Unkhair, Jihan menyampaikan terima kasih kepada Universitas Khairun yang telah memberikan kesempatan mendapatkan beasiswa. Terima kasih juga disampaikan kepada Ibu dan Ayah atas semua pengorbanan, dukungan, kasih dan sayang yang telah diberikan selama ini. Dengan semua itu akhirnya Jihan dapat meraih gelar sarjana.

“Semoga saya bisa membahagiakan Ibu walaupun tidak sebesar Ibu membahagiakan saya” ucap Jihan.

Kini Ibu tengah sakit dan sudah tidak bisa beraktifitas sebagai penjual makanan, gelar wisudawati terbaik ini Jihan persembahkan kepada Ibu yang telah banyak mendukungnya saat kuliah. Dari Jihan untuk Ibu, “Ibu adalah segalanya dalam hidup ini.” (humas) Penulis : Suratin / Foto : Fai