10 Sep 2026 Humas Berita Dibaca 22 kali Satgas PPKPT Unkhair Ikuti Seminar Nasional Penguatan Pencegahan Kekerasan di UNJ UNKHAIR, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Khairun (Unkhair) mengikuti Seminar Nasional, Workshop, dan Temu Nasional Satgas PPKPT se-Indonesia. Kegiatan berlangsung di Aula Brigjen Latief Hendraningrat, Lantai 2 Gedung Dewi Sartika, Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun, Jakarta Timur. Seminar nasional mengusung tema "Mewujudkan Kampus yang Nyaman, Aman, Inklusif, Bebas dari Kekerasan, dan Berdampak". Temu nasional ini merupakan wadah penguatan kapasitas Satgas PPKPT dalam upaya pencegahan, dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, dan memperkuat kolaborasi antar satgas untuk mewujudkan kampus yang aman dan inklusif. Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UNJ Prof. Komarudin, jajaran pimpinan UNJ, serta perwakilan Satgas PPKPT dari berbagai perguruan tinggi negeri se-Indonesia. Hadir pula perwakilan Komnas Perempuan dan Inspektur Jenderal Kemdiktisaintek, Ineke Indraswati, yang menyampaikan keynote speech pada pembukaan kegiatan. Kepala Satgas PPK UNJ, Ikhlasiah Dalimoenthe, mengatakan temu nasional digelar untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarsatgas PPKPT di Indonesia. Menurutnya, sejak terbitnya Permendikbud Nomor 55 Tahun 2024, belum ada pertemuan nasional yang mempertemukan Satgas PPKPT dari berbagai perguruan tinggi. "Teman-teman di grup ketua Satgas PPKPT se-Indonesia sudah lama menginginkan pertemuan. Begitu UNJ ditunjuk menjadi tuan rumah, antusiasme peserta sangat tinggi hingga mereka mendaftar sendiri," ujar Ikhlasiah. Ketua Satgas PPKPT Unkhair, Dr. Yumima Sinyo, S.Pd., M.Si, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (10/9/2026), mengatakan kegiatan berlangsung selama dua hari dengan agenda seminar nasional, workshop, rapat koordinasi, serta kunjungan ke Komnas Perempuan dan Komnas HAM. Menurutnya, keikutsertaan Satgas PPKPT Unkhair, bagian dari komitmen kampus untuk meningkatkan kapasitas satgas, memperluas jejaring kelembagaan, dan memperkuat layanan pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Pertemuan itu, kata Dr. Yumima menjadi ruang koordinasi, wadah berbagi pengalaman, dan praktik baik dalam pencegahan serta penanganan kekerasan di perguruan tinggi. "Bertujuan meningkatkan kapasitas anggota satgas, serta memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan kekerasan," jelasnya. (*) Penulis: Polo |Foto: Istimewa