08 Aug 2026 Humas Berita Dibaca 34 kali

Rektorat II Juara 3 Mini Soccer Unkhair, FEB Tersungkur Lewat Adu Penalti

Rektorat II Juara 3 Mini Soccer Unkhair, FEB Tersungkur Lewat Adu Penalti

UNKHAIR, Delapan gol mewarnai duel perebutan posisi ketiga Mini Soccer Dies Natalis ke-62 Universitas Khairun. Rektorat II dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unkhair terlibat jual beli serangan di Mini Soccer, Kota Baru, Sabtu (8/8/2026).

Laga 2 x 20 menit yang berlangsung terbuka, dan penuh tekanan itu, kedua tim akhirnya berbagi skor 4-4, sebelum drama dari titik putih menentukan pemenang.

Drama kemudian berlanjut ke titik putih, dan Rektorat II keluar sebagai pemenang setelah menang 4-2 dalam adu penalti. Secara keseluruhan, Rektorat II unggul 8-6, dan berhak mengamankan posisi juara ketiga, sementara FEB harus puas di peringkat keempat.

Sejak menit awal, pertandingan berjalan terbuka. Rektorat II tampil agresif, dan langsung memberikan tekanan ke pertahanan FEB. Muhammad Aswar (7) menjadi pemain yang membuka keran gol untuk Rektorat II. Keunggulan itu kemudian diperlebar oleh Prof. Husen Alting (8), yang sukses menambah gol kedua.

FEB tidak membiarkan pertandingan berjalan satu arah. Nonce Hasan (8) yang beroperasi di sisi kiri serangan tampil sebagai pemecah kebuntuan. Golnya memperkecil jarak dan membuat FEB kembali menemukan kepercayaan diri.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat. FEB tampil lebih berani menekan. Muhajir Zam Zam (7) berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Momentum kemudian berbalik ke kubu FEB setelah Iksan (13) mencetak gol dan membawa timnya berbalik unggul.

Namun, Rektorat 2 menunjukkan mental untuk bangkit. M Rusdar (2) menyambar peluang, dan mencetak gol penyama, membuat papan skor kembali berubah menjadi 3-3.

Pertandingan memasuki fase menegangkan. Rektorat 2 kembali mengambil kendali, setelah Prof. Husen Alting mencetak gol berikutnya. Akan tetapi, FEB lagi-lagi memberikan respons cepat.

Iksan (13), yang beroperasi sebagai striker sayap kanan, mencetak gol keduanya. Bola bersarang di gawang Rektorat II, dan membuat kedudukan kembali sama kuat, 4-4.

Waktu terus berjalan. Kedua tim mencoba mencari gol kemenangan, tetapi hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada tambahan gol. Empat puluh menit tidak cukup untuk melahirkan pemenang. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Di kubu Rektorat II, Arafiq M. Saleh (6) menjadi penendang pertama. Eksekusinya sukses. FEB kemudian mengirim Muhajir Zam Zam (7), tetapi tendangannya gagal.

Penendang kedua Rektorat II, M. Rusdar (2), kembali menjalankan tugas dengan sempurna. FEB membalas melalui Suratno (2) yang sukses menaklukkan penjaga gawang Rektorat II. Drama semakin menarik ketika Prof. Abdullah W. Jabid, Rektor Unkhair, maju sebagai salah satu algojo Rektorat II. Sang rektor tidak membuang kesempatan. Eksekusinya berhasil, dan menambah tekanan kepada FEB.

FEB kemudian mempercayakan eksekusi kepada Adi Muhtadi (5). Tendangannya berhasil sehingga persaingan tetap ketat. Tekanan kemudian berada di kaki Prof. Husen Alting. Namun, eksekusinya gagal menembus gawang yang dikawal Irfandi Buabonabot.

M. Rahman (3) maju sebagai algojo penentu Rektorat II. Dengan ketenangan di tengah tekanan, Rahman melepaskan tendangan yang sukses bersarang di gawang FEB. Bola itu sekaligus menjadi akhir dari drama panjang di lapangan Kota Baru.

Rektorat II akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti. Setelah 40 menit waktu normal berakhir 4-4, kemenangan dari titik putih membuat Rektorat 2 mengunci keunggulan 8-6 secara keseluruhan atas FEB.

Kemenangan itu memastikan Rektorat II merebut posisi juara ketiga Mini Soccer Dies Unkhair. FEB harus puas berada di posisi keempat, setelah melewati pertandingan yang menguras tenaga, konsentrasi, dan mental.

Delapan gol tercipta selama waktu normal. Empat puluh menit pertandingan menghadirkan aksi saling kejar, sebelum titik putih menjadi tempat terakhir untuk menentukan siapa yang berhak naik ke podium.

Di situlah mental Rektorat II berbicara. Mereka mampu menjaga ketenangan dalam situasi penuh tekanan, dan memastikan kemenangan melalui adu penalti.

Pertandingan berada dalam kendali Husen Iskandar Alam dan Syamsia Arsad, perangkat pertandingan dari Komite Wasit Askot Ternate. Di pinggir lapangan, Arifano Bahar memimpin strategi Rektorat II, sementara FEB berada di bawah arahan Dr. Aziz Hasyim.

Pertarungan akhirnya menemukan pemenangnya. Setelah duel sengit yang melahirkan delapan gol dan berujung pada drama dari titik putih, Rektorat II keluar sebagai pemenang sekaligus mengunci podium ketiga. FEB harus puas di posisi keempat setelah perjuangan panjang hingga tendangan penentu mengakhiri pertandingan. (*)

 

Kontributor: Acil |Editor: Polo |Foto: Chessa