11 Sep 2026 Humas Berita Dibaca 28 kali

Rektor Unkhair Targetkan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Raih Hasil Terbaik pada Asesmen LAMDIK

Rektor Unkhair Targetkan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Raih Hasil Terbaik pada Asesmen LAMDIK

UNKHAIR, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun (FKIP Unkhair), menjalani Asesmen Lapangan Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) selama dua hari, 11–12 September 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Mini Lantai II Gedung Dekanat FKIP Unkhair, Ternate, Jumat (11/9/2026).

Tim asesor LAMDIK terdiri atas Prof. Dr. Kisyani Laksono, M.Hum, dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Prof. Dr. Sultan, M.Pd, dari Universitas Negeri Makassar (UNM).

Turut hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair Dr. Drs. H. Hasan Hamid, M.Si, Dekan FKIP Prof. Dr. Abdu Mas'ud, S.Pd., M.Pd, para Wakil Dekan, Koordinator Prodi, tim akreditasi, dosen, serta tenaga kependidikan (tendik).

Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, mengatakan asesmen lapangan merupakan bagian dari komitmen Unkhair dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan.

"Bukan hanya hasil akreditasi, tapi bagaimana rekomendasi asesor menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola, kurikulum, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pelayanan kepada mahasiswa," ujarnya.

Menurutnya, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu prodi tertua di Unkhair. Prodi ini juga berperan dalam memperkuat literasi serta menjaga bahasa, sastra, dan budaya Maluku Utara.

Rektor mengajak seluruh tim akreditasi mengikuti proses asesmen secara terbuka dan objektif. Seluruh capaian maupun kekurangan diharapkan menjadi dasar perbaikan yang terukur.

Asesor I LAMDIK Prof. Dr. Kisyani Laksono, M.Hum, menjelaskan asesmen lapangan bertujuan memverifikasi kesesuaian data prodi dengan dokumen akreditasi, serta melengkapi bukti yang belum tercantum.

Prof. Kisyani menegaskan proses itu bukan sekadar penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling belajar dan memperkuat pengelolaan serta mutu prodi.

Sementara, Asesor II LAMDIK Prof. Dr. Sultan, M.Pd, mengatakan tim asesor tidak datang untuk mengadili atau mencari kesalahan prodi.

"Tim asesor hadir untuk mengonfirmasi dan mengklarifikasi data yang telah disampaikan dalam dokumen akreditasi," jelasnya.

Selama dua hari, tim asesor melakukan konfirmasi data, termasuk dengan alumni, serta meninjau sarana dan prasarana Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unkhair.

Prof. Sultan, berharap seluruh proses berlangsung santai dan terbuka. Setiap pertanyaan dan permintaan data, menurutnya, merupakan bagian dari upaya memastikan laporan akreditasi sesuai dengan kondisi prodi di lapangan. (*) 

Laporan: Acil | Editor: Polo | Foto: Chessa