04 Aug 2026 Humas Berita Dibaca 92 kali Hari Kedua PKKMB, Unkhair Perkuat Karakter, Literasi Digital, hingga Wawasan Kebangsaan UNKHAIR, Universitas Khairun (Unkhair) memfokuskan pembentukan karakter, literasi digital, dan wawasan kebangsaan pada pelaksanaan hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Selasa (4/8/2026). PKKMB berlangsung dengan skema blended learning. Sebanyak 250 mahahasiswa baru (Maba) mengikuti pembekalan secara luring di Aula Nuku, Gedung Rektorat Kampus II Unkhair, Gambesi, Kota Ternate. Sementara 3.223 mahasiswa baru lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting. PKKMB mengusung tema Khairun Evolution (K-Evolution): Akselerasi Transformasi Sains dan Paradigma Inklusif: Mengonstruksi Intelektual Muda Unkhair yang Unggul dan Berdaya Saing Global. Melalui tema itu, Unkhair ingin membentuk mahasiswa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai integritas, etika, dan tanggung jawab sosial.  Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unkhair, Hi. Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H, dalam sambutannya, menyampaikan masa kuliah harus dimanfaatkan untuk membangun kapasitas intelektual dan karakter. "Kesempatan kuliah ini jangan disia-siakan. Tunjukkan prestasi, kemampuan, dan moral yang baik selama menjadi mahasiswa Unkhair," ujarnya. Menurut Jamal, mahasiswa harus dikenal melalui karya dan prestasi, bukan sensasi. Karena itu, ia mendorong mahasiswa aktif mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), organisasi kemahasiswaan, serta berbagai kompetisi akademik, olahraga, seni, dan inovasi sebagai ruang mengembangkan kepemimpinan dan daya saing. Terpisah, Ketua Panitia PKKMB 2026, Irwan Abd. Kadir, S.Pi., M.Si, mengatakan materi pada hari kedua dirancang untuk membekali maba menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital. "Kami ingin membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki growth mindset, tangguh secara mental, menjunjung tinggi toleransi, cinta tanah air, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Irwan. Irwan, menyebutkan pembekalan diawali dengan kuliah umum mengenai sistem pendidikan tinggi pada era Industri 4.0 dan Society 5.0, etika pemanfaatan teknologi informasi, growth mindset, serta kesehatan mental mahasiswa yang disampaikan Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si. Maba juga memperoleh materi mengenai layanan administrasi akademik, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), Sistem Informasi Akademik (SIMAK), hingga ekosistem digital kampus yang disampaikan Wakil Rektor II, Dr. Irfan Zamzam, S.E., M.Sc., Ak., CA, bersama Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi Unkhair, Ir. Salkin Lutfi, S.Kom., M.T. Selain itu, menurutnya peserta mengikuti sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme oleh Kasubdit Binsatpam/Polsus Direktorat Binmas Polda Maluku Utara, Kompol Abd. Halim Rangkuti, S.H. Pengenalan organisasi kemahasiswaan juga diberikan oleh Wakil Rektor III, Hi. Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H. Pada sesi berikutnya, kata Irwan, Kepala BNNP Maluku Utara, Brigjen Mirzal Alwi, S.I.K, menyampaikan materi mengenai kesadaran lingkungan, manajemen risiko, serta kampus sehat dan bebas narkoba. Sementara materi wawasan kebangsaan diberikan oleh Pasi Binkomsos Korem 152/Babullah, Mayor Inf. Sofyan. Menjelang penutupan, lanjutnya Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Unkhair, Dr. Yumika Sinyo, S.Pd., M.Si, memberi pembekalan mengenai pencegahan perundungan (bullying) serta implementasi PPKPT untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif. Rangkaian PKKMB, tambah Irwan ditutup dengan pengenalan program pengembangan prestasi mahasiswa oleh Abu Rahmat Ibrahim, S.TP., M.Sc. Mahasiswa diperkenalkan pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), hingga Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas). Irwan berharap, seluruh rangkaian PKKMB menjadi fondasi bagi maba untuk tumbuh sebagai insan akademik yang unggul, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Maluku Utara dan Indonesia. (*) Kontributor: Chessa |Editor: Polo |Foto: Fai