02 Nov 2026 Humas Post Dibaca 16 kali

Expo Pendidikan FKIP Unkhair 2026, Wadah Mahasiswa Kembangkan Potensi dan Lestarikan Budaya Loka

Expo Pendidikan FKIP Unkhair 2026, Wadah Mahasiswa Kembangkan Potensi dan Lestarikan Budaya Loka

UNKHAIR, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun (FKIP Unkhair) memberi ruang bagi mahasiswa mengembangkan kreativitas, inovasi, serta memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui Expo Pendidikan tahun 2026.

Kegiatan mengangkat tajuk “Expo Pendidikan Ajang Ekspresi Pengembangan Potensi dan Pelestarian Budaya,” ini diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Unkhair di Pelataran FKIP, Ternate, Senin (2/11/2026).

Dekan FKIP Unkhair, Prof. Dr. Abdu Mas'ud, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya, mengatakan expo pendidikan menjadi ruang bagi mahasiswa menampilkan karya, inovasi, dan bakat yang dimiliki.

"Mahasiswa membutuhkan wadah untuk berkreasi, berkolaborasi, serta berkompetisi secara sehat," ujarnya. 

Ia menilai, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana pembelajaran di luar kelas untuk membangun kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama.

“Setiap mahasiswa memiliki potensi dan keunggulan yang perlu dikembangkan melalui berbagai aktivitas akademik maupun nonakademik. Expo pendidikan ini menjadi momentum untuk mengidentifikasi, mengembangkan, sekaligus mempromosikan talenta mahasiswa,” jelasnya.

Prof. Abdu menambahkan, pengembangan potensi mahasiswa perlu mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, seni, budaya, teknologi, kewirausahaan, hingga kreativitas lainnya.

Ia berharap, mahasiswa tidak hanya menjadi penerima ilmu pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah, tetapi juga mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Maluku Utara.

Selain pengembangan kreativitas, Dekan FKIP menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya lokal.

Mahasiswa, kata Prof. Abdu harus mengenal identitas budaya daerah, menghargai kearifan lokal, serta mewariskan nilai-nilai kebudayaan kepada generasi berikutnya.

“Mahasiswa harus menjadi generasi yang mengenal identitas budayanya, menghargai kearifan lokal, dan mampu mewariskan nilai-nilai kebudayaan kepada generasi selanjutnya,” katanya.

Kesempatan itu, Prof. Abdu juga mendorong agar Expo Pendidikan menjadi agenda positif yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin baik setiap tahun.

Pihak fakultas, lanjutnya, akan terus mendukung BEM FKIP dan organisasi mahasiswa lainnya untuk menghadirkan kegiatan inovatif, edukatif, dan berdampak.

Ia turut mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai peluang kompetisi tingkat nasional yang dapat menjadi ruang mengasah kemampuan dan prestasi.

Sejumlah kompetisi, antara lain lomba microteaching tingkat nasional, lomba menyanyi dangdut tingkat nasional, serta lomba karya tulis ilmiah nasional.

Khusus lomba karya tulis ilmiah, ia menilai kompetisi tersebut penting untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan menjadi karya ilmiah, baik berupa makalah, artikel, maupun bentuk tulisan akademik lainnya. 

“Mahasiswa harus berani berkarya, berani tampil, berani berinovasi, serta bangga terhadap identitas budaya daerah,” pesannya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus memberi dukungan terhadap kegiatan mahasiswa yang berorientasi pada pengembangan potensi, prestasi, kreativitas, dan pelestarian budaya.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) FKIP, serta peningkatan mutu akreditasi 11 program studi yang berada di lingkungan fakultas.

Wakil Dekan III FKIP Unkhair, Dr. Agus Supriyadi, S.Pd., M.Pd, menjelaskan Expo Pendidikan BEM FKIP akan menghadirkan beragam kegiatan ilmiah dan nonilmiah yang melibatkan mahasiswa dari berbagai prodi.

Menurut Agus, rangkaian kegiatan mencakup, diantaranya lomba karya tulis ilmiah, olahraga, seni, lagu, dan tarian. Selain itu, terdapat pula kompetisi microteaching, menyanyi dangdut, serta karya ilmiah tingkat nasional.

“Melalui kegiatan Expo BEM FKIP ini, kami berharap dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa, sekaligus memperkokoh soliditas dan persatuan internal di lingkungan 11 program studi,” harap Agus.

Kegiatan ini, tambah Agus merupakan ajang pembinaan, sekaligus persiapan mahasiswa untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

Agus menyebutkan, seluruh rangkaian Expo Pendidikan FKIP Unkhair 2026 direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu pekan. (*) 

Laporan: Chessa |Editor: Polo |Foto: Chessa

Â